DBS di Bekasi Diharap Mampu Majukan UMKM
Editor: Koko Triarko
BEKASI – Wakil Wali Kota, Bekasi, Tri Adhianto, mengharapkan business development services (BDS) mampu memberi nilai positif bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM), untuk menghasilkan produk berdaya saing dan menjadi unggulan ekspor di daerah Kota Bekasi, Jawa Barat.
“UMKM binaan Pemerintah Kota Bekasi, ada sekira 250 ribu, melalui kerja sama dengan google Singapura,” ungkap Tri Adhianto, usai launching Program BDS bertema UMKM Sahabat Pajak, di KPP Pratama, Bekasi Selatan, Kamis (28/2/2019).
Dikatakan, kerja sama pembinaan UMKM dengan menggandeng google Singapura tersebut, sudah berjalan selama enam bulan. Pembinaan meliputi pemberian pelatihan kepada para UMKM muda.
Menurutnya, BDS yang digelar KPP Pratama, cukup menarik perhatian para pelaku UKM se-Kota Bekasi. Hal tersebut terlihat dari 150 table yang tersedia untuk bazar, ludes diisi berbagai produk UKM.
Sementara, Kepala Kantor Wiayah, DPJ Jawa Barat, Caturini, mengatakan kegiatan BDS tujuannya untuk mendorong para pelaku UKM di Kota Bekasi, untuk lebih berkembang lagi. Seperti bazar untuk memberikan bantuan permodalan, dan lain sebagainya.
Lebih lanjut dikatakan, BDS merupakan program Nasional khusus digulirkan menyasar pelaku UKM, agar memberikan pencerahan kepada para pelaku UKM, baik melalui talkshow atau bertukar informasi lainnya.
“Melalui BDS, kami menghadirkan pembicara di bidangnya untuk memberi berbagai solusi terkait permodalan, promosi produk online, dan juga pelatihan tentunya,” terang Caturini.
Acara BDS, dimeriahkan dengan pagelaran Seni Calung, Qasidah Fest, Seni Pantun, 100 Produk UMKM dan Door prize menarik.