Tabanan Uji Coba Budidaya Ikan di Lahan Persawahan
TABANAN — Dinilai memiliki potensi lahan pertanian, beberapa lahan persawahan atau subak di dua kecamatan di Kabupaten Tabanan di jadikan uji coba pembibitan benih ikan. Hal tersebut diinisiasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tabanan dengan bekerjasama dengan beberapa pihak kelompok tani di Tabanan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tabanan, Made Subagia mengatakan, uji coba pembibitan benih ikan tersebut dengan pemanfaatkan lahan pertanian menggunakan sistem Mina Padi Kolam Dalam (Mikodal) dengan kedalaman minimal 80 sentimeter. Sedangkan untuk jenis benih ikan yang disebar adalah jenis ikan nila (orechromis niloticus).
“Lokasinya di Kecamatan Kediri dan Kecamatan Selemadeg Timur, dan ini masih dalam tahap uji coba dan saat ini dalam proses perawatan, kita lihat perkembangannya kedepan,” ujar Made Subagia kepada Wartawan Cendana News, Senin (11/9).
Subagia menambahkan, ide dalam pemanfaatan lahan pertanian ini bermula saat kunjungannya ke Kabupaten Sleman Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. Menurutnya jika melihat keberhasilan program ini di tempat asalnya maka tentu akan sangat menguntungkan bagi para petani, Karena selain bisa memanen padinya mereka juga bisa memanen ikannya.
Dia menjelaskan Desa di Dua Kecamatan yang dijadikan lokasi percontohan budidaya ikan di subak ini antara lain yaitu di Desa Nyitdah Kecamatan Kediri seluas empat are, dan Desa Gunung Salak Kecamatan Slemedeg Barat Seluas tujuh are, dan Desa Manikyang Kecamatan Slemedeg Timur dengan luas lima belas are sehingga total keseluruhan menjadi 26 are yang dijadikan uji coba pengembangan bududaya ikan Nila. Setiap subak atau sawah diberi bibit ikan jenis nila sebanyak 4 ribu,
“Dengan pemanfaatan lahan pertanian ini diharapkan kedepannya bisa meningkatkan perekonomian bagi para petani, karena selain bisa menjual hasil padinya juga bisa menjual ikan yang ada di sawah tersebut,” harap Subagia.
Terkait program ini pihaknya mengaku mendapat dukungan penuh dari Pemkab Tabanan, dan pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan pihak Dinas Pertanian Tabanan untuk melakukan pendampingan serta penyuluhan pertanian baik kepada subak yang sudah menjadi contoh pembibitan ikan maupun yang belum.
Bahkan tahun depan pihaknya akan terus mengembangkan program Budidaya ikan degan sistem Mikodal ini. Hal tersebut dilakukan setelah mendapat dukungan penuh dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pusat saat melakukan kunjungan secara mendadak beberapa waktu yang lalu di subak yang dijadikan contoh pengembangan Program Mikodal ini. Dari kunjungan tersebut Pemerintah Pusat rencananya menyanggupi untuk mengisi bibit ikan budidaya dengan total luas 50 hektare Subak di Tabanan.
“Nah mereka optimis kami bisa, permintaan mereka kita disuruh siapkan sekitar 50 hektare. Kita doakan saja semoga benar-benar terealisasi,” jelasnya
Seperti yang diketahui, Kabupaten Tabanan memiliki lahan sawah seluas 21 ribu hektare lebih. Dari jumlah itu kebanyakan masyarakat menanam padi atau hortikultura. Diharapkan dengan adanya program pemanfaatan lahan tersebut bisa memberikan penghasilan tambahan bagi para petani.