Jelang KTT IORA Kodim 0421 Lampung Selatan Dirikan Poskotis di Bakauheni

KAMIS 2 MARET 2017

LAMPUNG—Jelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 di Jakarta, Komando Distrik Militer (Kodim) 0421-Lampung Selatan mulai mendirikan Pos komando taktis (Poskotis) sub satuan tugas imbangan Bakauheni.  

Kapten Infanteri Sukandi Komandan Koramil 0421-03 Penengahan.
 
Poskotis yang didirikan di area terminal kedatangan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan tersebut menurut Komandan Rayon Militer (Danramil) 0421-03 Penengahan, Kapten Infanteri Sukandi, didirikan untuk pelaksanaan KTT  IORA yang dilakukan pada 5-7 Maret di Jakarta. Berbagai persiapan telah dilakukan di antaranya membuat tenda yang dilengkapi dengan fasilitas pertemuan untuk menyambut kedatangan Komandan Resimen Militer (Danrem) 043/Garuda Hitam Kolonel Infanteri Hadi Basuki untuk kesiapan personil.

Kapten Infanteri Sukandi mengungkapkan Poskotis yang telah didirikan tersebut akan resmi dioperasikan pada Sabtu (4/1/2017) tersebut merupakan lokasi pemantauan kondisi keamanan sekaligus mewaspadai potensi gangguan keamanan selama KTT IORA berlangsung di Jakarta. Selama pos imbangan didirikan, anggota dari Kodim 0421/Lampung Selatan yang bertugas di Bakauheni juga akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Bakauheni.

“Sementara kita lakukan persiapan poskotis dan personil yang akan ditempatkan di sinidari  Kodim 0421 Lampung Selatan sehari sebelum pelaksanaan KTT IORA berlangsung dan akan ditutup setelah pelaksanaan IORA berakhir,” ungkap Danramil 0421-03 Penengahan, Kapten Infanteri Sukandi didampingi Pasiops Kodim 0421/LS Kapten Arm. Zulkifli saat ditemui di Poskotis sub satuan tugas imbangan KTT IORA yang berada di pelabuhan Bakauheni, Kamis (2/3/2017).

Poskotis satuan tugas imbangan di Bakauheni merupakan poskotis di bawah komando utama (Kout) Merak Banten yang membawahi satuan tugas diantaranya sub satuan tugas Pelabuhan Panjang Bandarlampung, sub satuan tugas Bandara Raden Intan II di Natar Lampung Selatan. Anggota yang bertugas di Bakauheni diantaranya Kodim 0421/Lampung Selatan, Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya (TWEJ), Intel Korem 043/Garuda Hitam serta beberapa petugas lain yang disiagakan di Pelabuhan Bakauheni.

Operasi imbangan menurut Kapten Infanteri Sukandi merupakan bagian dari tugas Tentara Nasional Indonesia untuk turut ambil baguan dalam mengamankan event Internasional tersebut. Tugas satuan tugas pengamanan imbangan KTT IORA di antaranya menciptakan kondisi keamanan yang kondusif terutama Pelabuhan Bakauheni merupakan pintu masuk dan keluar dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa dan sebaliknya. Sebab secara geografis Lampung merupakan salah satu provinsi penyangga yang dekat dengan wilayah ibukota negara Jakarta.

Selain poskotis utama beberapa personil lain disiagakan di beberapa pos dari pos 1 hingga pos 5 meliputi anggota Kodim 0421/Lampung Selatan, anggota KSKP Bakauheni, Dinas Perhubungan dan Unit Intel Korem 143/Gatam. Berdasarkan data yang diperoleh Cendana News sesuai pemetaan tugas di poskotis satuan tugas operasi imbangan di Bakauheni beberapa personil yang disiagakan di antaranya dari Kodim 0421/LS sebanyak 16 orang, Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya sebanyak 26 orang,tim dari Intel Korem 143/Gatam sebanyak 2 orang, Denhub sebanyak 2 orang, KSKP sebanyak 10 orang dan dari Dinas Perhubungan sebanyak 10 orang.

Indian Ocean Rim Association (IORA) menurut Kapten Infanteri Sukandi merupakan perkumpulan negara negara yang berada pada wilayah Samudera Hindia. Dalam rangka memperingati 20 tahun IORA Indonesia sebagaia ketua IORA (2015-2017) akan menjadi tuan rumah KTT IORA pada 5-7 Maret 2017 di Jakarta.  Sebanyak 21 negara anggota ungkapnya akan melakukan pertemuan ditambah dengan 7 mitra dialog serta undangan lainnya.

“Selengkapnya soal tekhnis serta lain lain nanti akan dijelaskan oleh Dandim yang saat ini tengah berada di Jakarta dan kita baru melakukan persiapan tempat karena nanti juga dijadwalkan Danrem atau Pangdam Sriwijaya akan meninjau Poskotis di Bakauheni ini,” tutup Kapten Infanteri Sukandi.

Pantauan Cendana News pengamanan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni terus diperketat baik oleh petugas KSKP Bakauheni maupun petugas lain. Bahkan di area Pelabuhan Bakauheni yang terbagi dalam beberapa area kini telah diterapkan secure parking system sehingga hanya orang orang yang berkepentingan bisa memasuki area area tertentu dengan menggunakan sistem kartu yang dikeluarkan oleh PT ASDP Bakauheni untuk mengantisipasi orang orang tak berkepentingan memasuki zona zona khusus yang ada di Pelabuhan Bakauheni dan memberi kenyamanan bagi pengguna jasa pelayaran.

Poskotis Sub Satgas Imbangan Bakauheni dalam rangka KTT IORA di Jakarta.
Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi
Lihat juga...