JUMAT, 24 FEBRUARI 2017
LAMPUNG — Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, mulai membagikan bantuan berupa paket makanan di antaranya beras sebanyak 5 kilogram, 5 bungkus mie instan, 1 kaleng ikan sarden serta kecap dan beberapa bantuan lain kepada ratusan warga terdampak banjir di sejumlah dusun di Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (24/2/2017).
![]() |
| Suwardi (tengah), mendistribusikan bantuan. |
Bantuan logistik untuk para korban bencana banjir, merupakan bantuan dari Kementerian Sosial RI, yang langsung diberikan melalui Camat Kecamatan Sragi, Suwardi, di komplek Puskesmas Pembantu Kecamatan Sragi, yang kini difungsikan sebagai Posko Bantuan Bencana Banjir wilayah Desa Bandaragung, yang terdampak banjir aliran Sungai Way Sekampung.
Menurut Suwardi, bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan tersebut merupakan bantuan lanjutan, setelah warga menerima bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan yang disimpan di gudang logistik yang didirikan di sekitar lokasi pengungsian warga dengan tenda-tenda darurat. Selain bantuan dari BPBD Lampung Selatan, Suwardi menegaskan, bantuan obat-obatan juga telah diberikan oleh Dinas Kesehatan Lampung Selatan, melalui Bidang Pelayanan Kesehatan (Dinkes) setempat.
“Ini merupakan langkah cepat dari pemerintah, agar para pengungsi cepat mendapat logistik makanan pokok yang diperlukan untuk dikonsumsi selama di tenda-tenda pengungsian,” terang Suwardi, di sela pembagian paket bantuan kepada para ketua RT yang wilayahnya terkena dampak banjir Sungai Way Sekampung.
Paket bantuan yang dibagikan, lanjut Suwardi, siang ini sekaligus dibagikan bersama dengan bantuan dari BPBD Lamsel, di antaranya family kit berupa sabun mandi, pasta gigi, selimut serta berbagai bantuan lainnya. Selain itu, beberapa warga yang memiliki anak balita juga memperoleh bantuan kids ware, seperti baby oil, popok bayi, minyak kayu putih serta beberapa bantuan untuk keperluan lainnya. Obat-obatan yang dibagikan kepada para korban banjir termasuk dengan adanya beberapa korban banjir yang mulai terserang penyakit.
![]() |
| Paket bantuan terpaksa diangkut menggunakan sepeda motor akibat akses jalan yang sulit. |
Saat ini, ungkap Suwardi, berdasarkan data pihak Kecamatan Sragi, khusus di wilayah Desa Bandar Agung, yang semula terdata sekitar 129 rumah warga terendam banjir setinggi 1 meter, kini bertambah menjadi 135 rumah, karena ada sebanyak 6 rumah di Dusun Serampang yang kini juga terendam banjir. Dengan adanya 6 rumah terendam banjir di Dusun Serampang, bantuan yang kini hanya ada sebanyak 130 paket dirasa kurang, dan saat ini pihak desa tengah mengusulkan lagi sebanyak 5 paket bantuan.
Proses distribusi bantuan dilakukan oleh setiap ketua RT dari posko bantuan, yang berjarak sekitar 1 kilometer, dengan akses jalan yang sulit bagi kendaraan beroda empat, sehingga ratusan paket bantuan tersebut terpaksa diangkut menggunakan kendaraan pengojek yang kerap digunakan untuk mengangkut udang. Selain bantuan paket kebutuhan pokok makanan tersebut, warga masih berharap bantuan tenda bisa diberikan, mengingat banjir yang terus meninggi akibat air pasang.
Jurnalis: Henk Widi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Henk Widi
