SENIN, 2 JANUARI 2017
LOMBOK TENGAH — Sebagian tanaman padi petani di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) diserang hama penyakit, sehingga menyebabkan daun tanaman padi menguning dan mengalami kerusakan. Tanaman padi petani Desa Banyu Urip, misalnya, sudah semenjak satu minggu terlihat mulai menguning dan kering. Sebagian lagi pada bagian ujung daun padi tampak dipenuhi bintik putih.
![]() |
| Tanaman padi petani di Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Tengah, tampak menguning. |
“Sudah satu minggu daun tanaman padi tampak mulai menguning dan kering, tidak tahu apa penyebabnya. Tapi, tanaman padi mulai kelihatan tampak menguning semenjak angin kencang terjadi beberapa minggu terakhir,” kata Nurhasanah, petani Gogo Rancah (Gora), Desa Banyu Urip, kepada Cendana News, Senin (2/1/2017).
Ia mengaku, untuk mengatasi hama penyakit kuning yang menjangkiti tanaman padi tersebut, upaya perawatan telah dilakukan dengan menyemprotkan obat pestisida. Penyemprotan obat pertisida bahkan telah dilakukan tidak saja satu kali. Sampai dua tiga kali supaya daun tanaman padi yang menguning bisa hijau kembali.
Nuraini, petani lain mengaku, setiap tahun hama penyakit menyerang tanaman padi memang sudah biasa terjadi termasuk daun menguning dan hama penyakit wereng maupun puso. Meski perawatan sudah dilakukan melalui penyemprotan obat pestisida, ada yang bisa teratasi, ada juga yang tidak sehingga memang sangat mempengaruhi kualitas pertumbuhan dan hasil panen padi.
“Tanaman padi, kalau sudah sampai terkena hama penyakit, pertumbuhannya pasti akan mengalami gangguan sehingga hasil panen juga tidak akan memberikan hasil maksimal,” tutupnya.
Jurnalis: Turmuzi / Editor: Satmoko / Foto: Turmuzi