MINGGU, 11 DESEMBER 2016
PONOROGO — Ratusan alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Ponorogo menggelar acara Go Green dengan menanam 26.000 pohon di seluruh wilayah Ponorogo. Pada Minggu (11/12/2016), dilakukan penanaman 100 pohon di Desa Selur yang merupakan area pegunungan.
![]() |
| Bupati Ponorogo menamam pohon klengkeng. |
Selain diikuti segenap alumni, acara penanaman pohon yang dimulai pukul 08.00 WIB itu juga dihadiri Buppati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) serta masyarakat Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan tersebut diawali penyerahan pohon secara simbolis dari Bupati kepada ketua panitia, dilanjut menanam pohon di sekitar Desa Selur.
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif, apalagi bertemakan menjaga lingkungan dengan menanam pohon. Selain itu, juga menjadi bukti, jika acara reuni bisa pula dilakukan dengan menanam pohon.
Menurutnya, pembangunan Ponorogo bukan hanya mengandalkan pembangunan fisik. Namun, juga bisa dengan cara menjaga kelestarian alam dan lingkungaan. Pohon yang ditanam pun beraneka jenis, seperti pohon buah durian, kelengkeng dan lain-lain.
“Kegiatan seperti ini pun tidak harus menunggu campur tangan Pemerintah, tapi bisa dilakukan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ipong menambahkan kegiatan menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan patut diapresiasi. Mengingat pada periode Januari – 31 November 2016 di Ponorogo telah terjadi 546 kejadian bencana, mulai dari tanah longsor, banjir dan kebakaran, yang disebabkan tidak seimbangnya alam.
![]() |
| Penyerahan bibit pohon. |
Ipong berharap, kegiatan serupa tidak hanya sesekali atau dua kali diadakan. Namun, harus berkelanjutan. Selain itu, partisipasi masyarakat Desa Selur dalam menjaga pohon yang sudah ditanam juga diperlukan. “Semoga Ponorogo ke depan bisa seperti lagu Gombloh, Lestari Alamku, Lestari Desaku,” pungkasnya.
Jurnalis : Charolin Pebrianti / Editor : Koko Triarko / Foto : Charolin Pebrianti
