SENIN, 14 MARET 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Turmuzi
LOMBOK — Penyakit wereng yang menyerang tanaman padi milik petani di Pulau Lombok, khususnya Pulau Lombok bagian selatan sudah semakin parah dan semakin menyebar luas, merusak tanaman padi petani, baik yang belum maupun yang sudah berbuah, sehingga dipastikan mengakibatkan sebagian gagal panen.
![]() |
| Padi yang diserang wereng |
“Kalau kondisi tanaman sudah terbakar terkena penyakit wereng, sebagian petani bukan terancam gagal lagi, tapi bisa dipastikan gagal panen musim tanam tahun ini,” kata Mustiadi, petani Desa Kateng, Kabupten Lombok Tengah, Senin (14/3/2016)
Ia mengatakan, dengan kondisi tanaman padi yang sudah sedemikian parah mengalami kerusakan, sudah tidak ada harapan lagi untuk panen karena tidak akan bisa berbuah. Kalaupun ada satu dua tanaman padi yang berbuah, isi dalamnya kebanyakan yang rusak dan hitam.
Amanah, petani lain mengaku, meski tanaman padinya tidak separah tanaman padi warga lain akibat terserang penyakit wereng, namun hasil panen musim tanam sekarang dipastikan akan menurun, jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau biasanya ketika tidak terkena penyakit wereng, di atas lahan seluas 40 are
saya biasanya bisa mendapatkan gabah bersih antara dua setengah sampai tiga ton, sekarang ini paling banyak mungkin satu sampai dua ton, bahkan bisa lebih sedikit,” tuturnya.