Konversi BBG di Balikpapan Sasar Truk Pengangkut Sampah dan Angkot

RABU, 29 MARET 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Realisasi konversi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas akan diutamakan kendaraan operasional Pegawai Negeri Sipil seperti truk pengangkut sampah dan kendaraan dinas kota Balikpapan. 
SPBG di Kawasan Batu Ampar kota Balikpapan
“Ya tahun ini konversi bbm ke gas kita mulai tapi untuk yang operasional,” ungkap Asisten II Sekdakot Balikpapan, Sri Sutantinah.
Menurutnya, program ini tengah dikoordinasikan secara internal dengan SKPD terkait dalam persiapan penggunaan BBG. Tidak hanya itu, pihaknya juga mengusulkan ke Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) agar kota Balikpapan memperoleh konverter kit gratis.
“Yang pertama kendaraan truk sampah, lalu kendaraan operasional lainnya atau mungkin angkutan kota. Tapi untuk kendaraan angkutan kota masih dibahas lebih jauh dengan Dinas Perhubungan dan Organda,” terang perempuan yang akrab disapa Tantin, Rabu (30/3/2016).
Tantin menjelaskan, Kementerian ESDM sudah menyiapkan 1000 konverter kit gratis kepada daerah-daerah yang  memiliki program peralihan BBM ke BBG bagi kendaraan operasional ataupun angkutan kota.
 “Kita dapat berapa kita belum tahu. Informasi ada 1.000 konverter kit gratis bagi beberapa daerah yang lagi bangun SPBG,”sambungnya.
Saat ini pemerintah pusat melalui Kementrian ESDM tengah menyelesaikan pembangunan stasiun utama BBG di Jalan Ahmad Yani kawasan Rapak. Dan dua Stasiun Pengisian bahan bakar Gas sudah siap dioperasional yakni di jalan Marsma Iswahyudi dan Batu Ampar.
Ia menargetkan tahun ini peralihan penggunaan BBM ke BBG dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Lihat juga...