![]() |
| Prof.Dr.Iskandar Zulkarnain |
Tren
- Kenapa Iran tidak Fokus Israel dan Kapal Perang AS
- Ronda Sahur: Lebih dari Sekadar Ritme Dini Hari
- Kenapa Gaza “di Transaksikan” dengan Iran ?
- Desakan Indonesia Keluar BoP Sejalan Kehendak Israel
- Jatuh Bangun Peradaban dalam Al-Qur’an
- Lupa Prabowo Teman Raja Jordan
- Perintah-Larangan dan Kebahagiaan Otentik
- Islamisme Reaktif Menghidupkan Industri Perang
- Bertemu Langsung Titiek Soeharto, Warga Keluhkan Kondisi Lahan Sawah Tak Produktif
- MUI Ketika Cenderung Politis
JAKARTA — Penyelenggaraan Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional (KIPNAS) mulai tanggal 8-9 Oktober 2015 dan Indonesia Science Expo (ISE) 2015 mulai 8-11 Oktober 2015 oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) diyakini merupakan momentum bagi ilmuwan Indonesia untuk menyumbangkan buah-buah pikirannya di era globalisasi dan menjadi pendobrak Iptek yang selama ini Indonesia hanya menjadi Follower.
Kepala LIPI, Prof.Dr.Iskandar Zulkarnain dalam sambutannya menyebutkan, penyelenggaraan KIPNAS yang merupakan ajang empat tahunan ini merupakan wadah bertukar pikiran para ilmuwan untuk memecahkan permasalahan bangsa melalui sains.
LIPI menyadari KIPNAS selama ini belum mampu menjawab permasalahan-permasalahan bangsa berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Di lain sisi, perkembangan masyarakat semakin kompleks, hal ini merupakan tantangan bagi LIPI untuk bersinergi dengan pemerintah untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dalam IPTEK.
” Dengan mengembangkan SDM dalam bidang IPTEK, diharapkan indonesia tidak lagi menjadi follower atau pengikut melainkan perlahan menjadi kontributor, kemudian pionir yang mumpuni suatu saat nanti. Hal ini dapat berimplikasi pada kemajuan ekonomi negara berikut kesejahteraan masyarakatnya,” tegasnya mengakhiri sambutannya.
Kegiatan yang mengangkat tema “Signifikansi dan kontribusi Ilmu Pengetahuan bagi Indonesia sejahtera”, KIPNAS tahun ini diharapkan dapat memecahkan isu-isu strategis abad 21 melalui pendekatan ilmu pengetahuan yang integratif, kooperatif, dan lintas disiplin ilmu.
Dalam acara KIPNAS dan ISE 2015, turut disematkan beberapa penghargaan penting kepada beberapa putra-putri bangsa indonesia berprestasi, yaitu ;
1, Dr.Ratih Pangestuti,M.Sc. sebagai penerima predikat LIPI Young Scientist Award.
2, I Kadek Sudiarsana dan I Dewa Gede Ary Palguna atas prestasi keduanya sebagai 4th Place Grand Award dalam kategori Mathematical Sciences dalam ajang INTEL ISEF 2015, Pittsburgh, Amerika Serikat.
3, Luca Cada Lora dan Galih Ramadhan atas prestasi keduanya sebagai 4th Grand Award dalam kategori Material Sciences dalam ajang INTEL ISEF 2015, Pittsburgh, Amerika Serikat.
JUMAT, 09 Oktober 2015
Jurnalis : Miechell Koagouw
Foto : Miechell Koagouw
Editor : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...