Pengelola Ungkap Kiat Pengembangan Merapi Garden Samiran

Admin

BOYOLALI, Cendana News – Merapi Garden di desa Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, juga menjadi salah satu bentuk keberhasilan pemberdayaan masyarakat desa binaan Yayasan Damandiri.

Taman Bunga Merapi Garden menjadi andalan Desa Wisata Samiran dalam meningkatkan perekonomian warga desa.

Sejak dibangun pada tahun 2018, Merapi Garden menjadi magnet tumbuhnya berbagai sektor usaha lain yang keberadaannya menjadi saling mendukung.

Mulai dari homestay, kafe dan usaha lain seperti warung-warung kuliner di sekitarnya.

Sebagai objek wisata alam, Merapi Garden menyajikan lanskap eksotik Gunung Merapi dan Merbabu.

Dengan ketinggian sekitar 1500 meter di atas permukaan laut, Merapi Garden menjadi taman bunga yang menyejukkan.

Pada setiap akhir pekan dan musim liburan, taman bunga tersebut mampu menyedot ribuan wisatawan.

Baca: Ini Kunci Sukses Desa Badegan Kembangkan Obwis Bukit Soeharto

Dan, taman ikonik itu mampu menyumbang pendapatan koperasi sebagai pengelola hingga ratusan juta rupiah per tahunnya.

Belum lagi dari sektor usaha pendukung seperti homestay dan kafe.

Keberhasilan desa Samiran mengelola potensi pariwisata itu juga menjadi bukti berhasilnya program pemberdayaan masyarakat desa dari Yayasan Damandiri.

Program pemberdayaan dari yayasan yang didirikan oleh HM Soeharto tersebut adalah Desa Cerdas Mandiri Lestari.

Program mulia tersebut telah mengubah wajah desa Samiran yang  semula marjinal menjadi desa maju dan modern.

Dari desa yang warganya hanya mengandalkan sektor pertanian, menjadi desa yang berkembang pesat menjadi desa wisata unggulan.

Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana mengatakan keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama.

Menurutnya sejak restrukturisasi pengurus pada tahun 2019, anak muda menjadi pengurus dan pengelola. Sementara mereka yang senior menjadi pengawas.

“Semuanya aktif dan kami berbagi peran,” kata Bayu Pramana saat berbagi kisah sukses dengan 14 desa binaan Yayasan Damandiri di Merapi Garden Samiran, Sabtu (16/7/2022).

Dalam acara tersebut, desa Samiran menjadi tuan rumah dari rangkaian acara Rapat Kerja Koperasi Desa Binaan Yayasan Damandiri.

Desa Samiran menjadi salah satu model percontohan bagi 14 desa binaan yayasan tersebut dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat desa.

Hadir dalam kunjungan lapangan di Merapi Garden itu, Sekretaris Yayasan Damandiri Firdaus dan Bendahara Siswanto Djojodisastro.

Bayu Pramana dalam kesempatan itu mengungkapkan, bahwa pihaknya selaku pengurus dan pengelola saling bersinergi.

Dan, untuk menjaga sinergitas itu pihaknya mengadakan pertemuan bulanan untuk membahas semua hal tentang upaya pengembangan dan hambatan.

Masing-masing unit berkoordinasi, dan setiap dua minggu sekali dilakukan evaluasi.

Evaluasi berlangsung pada minggu kedua dan akhir bulan, membahas target dan upaya pencapaiannya.

Pihaknya juga menjalin kerja sama dan bersinergi dengan pemerintah desa setempat.

“Sebab tanpa bersinergi dengan pemerintah desa, gerak kita akan terbatas,” kata Bayu Pramana.

Menurutnya sinergi dengan pemerintah desa juga dimungkinkan karena adanya tujuan yang sama, yaitu memajukan dan menyejahterakan warga desa.

Bayu Pramana mengatakan, bahwa kendala itu di manapun pasti ada. “Tinggal bagaimana kita mengelolanya,” katanya.

Dia mencontohkan, bahwa selama pandemi Covid-19 pihaknya terpaksa menutup total semua unit usaha koperasi.

Pihaknya juga terpaksa mengurangi jumlah karyawan, sedangkan semua biaya untuk sementara tercover dari pos dana cadangan gaji karyawan.

Sementara untuk mendongkrak kembali jumlah wisatawan, pihaknya menggencarkan promosi wisata.

Untuk keperluan promosi tersebut, pihaknya memanfaatkan media sosial YouTube, Facebook dan Instagram.

“Untuk iklan keluarga kita melalui YouTube dengan memanfaatkan konten kreator dan Facebook. Sedangkan untuk menyasar pasar anak muda kita menggunakan Instagram,” katanya.

Menurut Bayu Pramana, pemilihan platform digital untuk promosi wisata tersebut merupakan hasil riset pengguna.

Bayu Pramana berharap, semua desa binaan Yayasan Damandiri juga bisa melakukan sinergi dan bekerja sama dengan berbagai pihak.

Termasuk bersinergi dengan sesama koperasi dan desa binaan Yayasan Damandiri.

Dia mengakui, bahwa selama ini  sinergi antarkoperasi desa binaan Yayasan Damandiri belum maksimal.

Dia pun berharap Koperasi Bangun Sejahtera Mandiri (KBSM) sebagai koperasi sekunder bisa mempersatukan dan mensinergikan  koperasi-koperasi desa binaan Yayasan Damandiri.

Lihat juga...