Kue Lupis Ketan Nikmat Disantap Bersama Kuah Gula Merah

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Sajian kue tradisional berbahan ketan bisa jadi salah satu jajanan pasar favorit. Lupis, salah satu jajanan kue tradisional memakai ketan putih sebagai bahan utama.

Lestari, salah satu pedagang kue tradisional di Pasar Kangkung, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung menyebut jajanan pasar lupis jadi salah satu menu yang selalu tersedia.

Lupis sebut Lestari disajikan bersama lepet, bugis, cenil dan jajanan pasar lainnya. Kue lupis sebutnya dibuat melalui sejumlah bahan di antaranya beras ketan putih, kelapa butir, gula merah, garam. Ia memilih jenis ketan Thailand yang memiliki tekstur lembut dan empuk. Beras ketan yang telah dicuci bersih selanjutnya rendam dalam baskom agar lebih lunak.

Tahap selanjutnya sebut Lestari, beras ketan dikukus memakai dandang. Beras ketan dikukus hingga setengah matang lalu dinginkan. Sembari menunggu ketan dinginkan, siapkan kelapa parut sebagai taburan. Ketan yang telah dikukus selanjutnya bungkus dengan daun pisang membentuk segitiga. Bungkus semua bahan ketan ke dalam daun pisang hingga semua terbungkus.

“Setelah semua ketan terbungkus, kukus dalam dandang yang telah diberi air hingga matang ditandai dengan daun pisang yang layu, beras ketan yang telah matang akan mengembang dan berbentuk padat, setelah matang angkat dari kukusan,” terang Lestari saat ditemui Cendana News, Sabtu (23/10/2021).

Lestari, salah satu pedagang kue tradisional di Pasar Kangkung, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Sabtu (23/10/2021). -Foto Henk Widi

Lestari bilang tahap selanjutnya ia mempersiapkan kelapa parut. Agar lebih lezat kelapa parut diberi garam sebagai penambah rasa gurih. Selanjutnya ia membuat kuah atau juruh dari gula merah. Kuah dibuat dengan cara merebus gula merah yang telah diiris tipis hingga tercampur merata. Kuah gula merah yang direbus selanjutnya dinginkan dalam wadah khusus untuk disiramkan pada kue lupis.

Kue lupis yang telah dikukus sebut Lestari bisa dikupas untuk disajikan dengan cara dipotong. Siapkan piring untuk menyajikan lupis yang telah dikupas, lalu diberi taburan kelapa parut. Selanjutnya lupis dipotong ukuran kecil lalu siram dengan kuah gula merah. Kue lupis bisa langsung disajikan dalam kondisi hangat sebagai sajian untuk camilan. Dijual mulai harga Rp2.000 kue lupis jadi favorit warga yang belanja di pasar tradisional.

“Kue lupis ketan kerap jadi menu untuk camilan sebelum makan nasi karena mengandung energi yang bagus untuk beraktivitas,” ulasnya.

Nonvianti, warga Bumi Waras, Bandar Lampung salah satu penyuka kue tradisional menyebut lupis ketan kerap digunakan sebagai camilan bagi sang suami. Ia menyebut menu tradisional tersebut memiliki tekstur lembut yang cocok disajikan sebagai sajian saat bersantai. Diolah dengan cara tradisional proses pengukusan membuat hidangan tersebut cukup disukainya. Kandungan karbohidrat dari ketan dan gula merah yang manis menjadikan lupis mengenyangkan.

“Kue lupis memiliki rasa yang gurih dan nikmat disantap selagi hangat dipadukan dengan kuah gula merah yang lezat,” ulasnya.

Fransiska, salah satu penyuka kue lupis mengaku menyukai salah satu menu jajanan tradisional tersebut. Sebagai salah satu jajanan pasar, kue lupis sangat cocok disajikan sebagai pengganti nasi. Agar bisa disajikan hangat, kue lupis ketan sebutnya bisa dikukus ulang dalam penanak nasi. Kue lupis nikmat disajikan dengan paduan antara rasa gurih ketan, kelapa parut dan manis kuah gula merah.

Menyajikan kue lupis ketan sebutnya jadi salah satu alternatif untuk hidangan camilan keluarga. Menikmati kue lupis ketan sebut Fransiska sekaligus menjadi nostalgia masa kecil. Pasalnya kue lupis ketan dengan kuah gula merah jadi salah satu jajanan pasar oleh oleh saat sang ibu belanja di pasar. Menikmati kue lupis menjadikan ia bisa kenyang tanpa harus makan nasi.

Lihat juga...