Usaha Jual Beli Pakan Ternak di Lamsel Tetap Bersinar

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Tumbangnya sejumlah sektor usaha imbas pandemi Covid-19 tidak berlaku bagi sektor usaha jual beli pakan ternak. Kala usaha kuliner dibatasi waktu makan di tempat selama 20 menit, sebagian tutup imbas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4, Sumino justru menangguk untung.

Hobi burung kicau, ayam hias, ayam aduan, budidaya ikan hias dan ikan konsumsi mendorong naiknya permintaan pakan.

Membuka usaha sejak sepuluh tahun silam, Sumino yang hobi memelihara burung, ayam mengaku semula hanya menyediakan pakan ayam. Seiring peningkatan jumlah burung, ayam yang dibudidayakan ia membuka usaha jual beli pakan. Jenis pakan yang dijual meliputi pelet, pur serta berbagai jenis peralatan untuk ternak. Kurungan ayam, sangkar burung hingga keranjang ayam disediakan.

Usaha penjualan pakan ternak serta aksesoris pendukung sebut Sumino justru bersinar kala pandemi. Meningkatnya penghobi burung kicau, ternak ayam, ikan hias, ikan konsumsi sebutnya mendorong peningkatan permintaan. Normalnya pakan ayam dalam bentuk butiran jagung, pelet disediakan lima kuintal habis dalam waktu sebulan. Selama Covid-19 rata-rata habis dalam waktu dua pekan.

“Secara kuantitas stok pakan yang saya sediakan berupa karungan total mencapai lima kuintal untuk perbulan namun kini justru semakin cepat terjual, distributor akan mengirim saat stok tersisa satu kuintal agar stok tidak terlalu banyak, permintaan semakin meningkat selama pandemi Covid-19,” terang Sumino di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, saat ditemui Cendana News, Selasa (17/8/2021).

Peningkatan penjualan pakan sebut Sumino berasal dari pemilik ternak ayam, burung. Pembeli umumnya membeli dengan sistem eceran maksimal 10 kilogram untuk stok dua pekan. Beberapa membeli pakan sistem karungan untuk stok dua bulan seberat 20 kilogram. Harga pakan tetap stabil meski permintaan meningkat dengan rata rata per kilogram mulai Rp10.000 hingga Rp15.000.

Jenis pakan pelet ikan sebut Sumino banyak diminta oleh pemilik budidaya ikan lele, nila, gurami. Jenis pakan pelet sebutnya mulai ukuran minus 1 hingga PF 1000. Pakan ikan dijual olehnya sesuai ukuran mulai harga Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram. Selain pakan ternak unggas, ikan sejumlah obat obatan untuk kesehatan unggas dan ikan juga disediakan olehnya.

“Jenis obat obatan untuk unggas, ikan umumnya berbentuk botol dan kemasan plastik dengan harga bervariasi mulai Rp20.000,” ulasnya.

Sumino menyebut peningkatan hobi memelihara burung kicau, ayam berimbas pada permintaan sangkar, kurungan. Sangkar, kurungan terbuat dari bambu dipasok dari pengrajin asal wilayah Natar, sebagian dari pulau Jawa. Harga kurungan ayam, sangkar burung dijual mulai harga Rp30.000 hingga Rp150.000. Semakin banyaknya warga yang memiliki hobi memelihara ternak unggas, budidaya ikan hias, konsumsi menjadikan usahanya tetap bertahan.

Pembudidaya ikan untuk bibit, Lilik Totowisojo di desa yang sama mengaku kebutuhan pakan sangat penting. Sektor usaha budidaya sangat tergantung pada pakan. Ia memilih membeli dengan sistem karungan untuk mempermudah penghitungan kebutuhan. Selain pakan pelet dengan karungan ia membeli pakan cacing sutera. Pakan sebutnya menjadi modal usaha untuk pembenihan dan budidaya ikan lele.

“Pembenihan ikan lele butuh pakan pelet minus satu dan cacing sutera hingga bisa dijual ukuran 7 cm,” bebernya.

Suseno, pembudidaya udang vaname di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi mengaku membutuhkan pelet hingga satu ton. Ia menyebut pelet disediakan menyesuaikan ukuran sejak benih atau benur udang berukuran 10 cm. Hingga waktu tiga jenis udang vaname memasuki panen pakan selalu rutin diberikan. Sejumlah petambak udang menerapkan sistem utang pakan yang akan dibayar saat panen. Sistem hutang pakan dilakukan dengan membayar sebagian.

Pakan sebutnya tergantung dari distributor dan toko pakan. Ia menyebut separuh pakan dibeli secara tunai atau kontan. Pembayaran akan dilakukan bertahap saat panen parsial atau sebagian ketika usia udang 50 hari. Pelunasan pembelian pakan akan dilakukan saat panen total memasuki usia 90 hari. Kebutuhan pakan sebutnya mendukung sektor usaha budidaya udang vaname bagi petambak.

Lihat juga...