Sekretariat Dewan Bekasi Pastikan Semua Staf Bebas Covid-19
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
BEKASI — Sekretariat DPRD Kota Bekasi, membantah belasan pegawai Sekretariat DPRD Kota Bekasi terpapar Covid-19 dengan status positif. Seluruh staf sekretariat dewan dipastikan dalam kondisi sehat.
“Dari 160 pegawai meliputi 59 ASN dan 101 TKK, di Sekretriat dewan Kota Bekasi, tidak satu pun yang positif,” ungkap M. Ridwan, Sekretaris DPRD Kota Bekasi, Jumat (17/7/2020).
Namun demikian ia tidak menyanggah apabila Kabag Legislasi, Protokol dan Persidangan (LPP), Lusiana pernah dinyatakan positif Covid-19. Tetapi tegasnya sudah dilakukan tracking hasilnya negatif.
Diketahui pada Jumat pekan lalu ibu Lusi, dinyatakan positif. Atas izin Wali Kota Bekasi, seluruh pegawai Sekretariat DPRD dilakukan tracking dan swab tes kepada 39 orang meliputi Kabag, kasubag, dan seluruh unsur pegawai hasilnya negatif.
Selanjutnya, ungkap Ridwan, Ibu Lusiana kembali dilakukan swab tes pada Senin 13 Juli 2020, hasilnya dinyatakan negatif.
Dia menganggap beredarnya informasi 19 pegawai yang terpapar, Ridwan meminta agar tidak percaya begitu saja. Sebab, pihaknya meyakini hasil Swab Test menyatakan negatif.
“Karena itu, kami perlu luruskan informasi yang sudah beredar bahwa tidak benar banyak pegawai positif,” katanya.
Untuk memastikan keamanan dan pencegahan penyebaran virus corona, saat ini di lingkungan DPRD Kota Bekasi rutin melakukan penyemprotan desinfektan sebanyak dua kali setiap minggu.
“Sebagai langkah kita lakukan dua kali penyemprotan desinfektan setiap minggu untuk memastikan lingkungan sekretariat steril,”ungkapnya.
Hal tersebut sebagai sugesti agar semua aman dan nyaman sehingga publik berkunjung ke kantor DPRD Bekasi merasa nyaman dan aman. Karena ada 50 Anggota DPRD Kota Bekasi yang perlu dilayani, dan mereka memiliki konstituen sehingga kenyamanan dengan protokol kesehatan dikedepankan.
Lebih lanjut, Ridwan menyayangkan ada informasi belasan pegawainya terpapar Covid-19. Pasal Kota Bekasi terus membangun imeg positif dalam menciptakan suasana tidak menegangkan dengan virus mematikan tersebut.
Sebelumnya beredar informasi, belasan staf DPRD Kota Bekasi, terpapar Covid-19. Dan sempat menimbulkan ketegangan di lingkungan setempat.