Lagi, Lima Pedagang Pasar di Banyumas Positif Covid -19

Editor: Koko Triarko

BANYUMAS – Dari hasil swab test massal yang dilakukan Pemkab Banyumas, lima orang pedagang di Pasar Sokaraja terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan menutup pasar tersebut selama tiga hari.

Bupati Banyumas, Achmad Husein membenarkan adanya rencana penutupan Pasar Sokaraja, untuk dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh di area pasar.

“Betul, ada lima orang pedagang yang terkonfirmasi positif, sehingga mulai pekan depan pasar akan ditutup selama tiga hari,” katanya, Minggu (26/7/2020).

Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinperindag Kabupaten Banyumas, Yunianto. Menurutnya, berdasarkan hasil rapat bersama bupati Banyumas serta Dinas Kesehatan, serta polsek dan Danramil Sokaraja, dan perwakilan paguyuban pedagang Pasar Sokaraja, semua sepakat untuk dilakukan penutupan pasar selama tiga hari.

Bupati Banyumas, Achmad Husein di Purwokerto, Minggu (26/7/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

“Penutupan Pasar Sokaraja dilakukan mulai Senin (27/7/2020) depan sampai Rabu (29/7/2020) dan pasar diperbolehkan buka kembali pada Kamis (30/7/2020) pagi,” terangnya.

Lebih lanjut Yunianto menjelaskan, swab test massal dilakukan terhadap para pedagang Pasar Sokaraja pada 17 Juli, lalu. Ada 150 orang pedagang yang menjalani swab test dan lima orang di antaranya diyatakan positif Covid-19.

“Selain lima orang pedagang Pasar Sokaraja yang terkonfirmasi positif Covid-19, di daerah Sokaraja-Kalibagor juga terdapat kasus positif lainnya, sehingga total ada 9 orang yang positif, saat ini Dinas Kesehatan sedang melakukan tracing,” jelasnya.

Menurut Yunianto, antara upaya pemulihan ekonomi dan kesehatan tidak dapat dipisahkan dan harus berjalan beriringan. Penutupan pasar tentunya akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat sekitar, namun hal tersebut harus dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

“Hari ini sedang dalam tahap persiapan penutupan Pasar Sokaraja dan pascapenutupan nanti, setelah semua kawasan pasar dibersihkan dan dilakukan penyemprotan disinfektan, semua pedagang dan pengunjung pasar wajib menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto, mengatakan, sampai Minggu pagi ini, terjadi penambahan kasus positif Covid-19. Sehingga total jumlah kasus positif di Banyumas ada 160 orang. Dari jumlah tersebut, 31 orang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit.

“Kita akan terus melakukan swab test massal terhadap 4.000 orang, sesuai intruksi Pak Bupati, sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, terutama dari kalangan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan sebagian besar pedagang pasar tradisional yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan OTG,” pungkasnya.

Lihat juga...