Pantai Kunyit Teluk Betung Favorit Warga Berwisata Saat Akhir Pekan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Masa transisi new normal dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata ke pantai Kunyit, Lampung. Objek wisata bahari ini menjadi salah satu alternatif setelah sebelumnya sejumlah objek wisata di kota Bandarlampung ditutup. 

Hendra, salah satu remaja di Kelurahan Bumi Waras menyebut sebelumnya pantai yang berada di tepi Jalan Yos Sudarso sejauh 100 meter tersebut ditutup portal. Larangan melakukan kegiatan wisata untuk menghindari kerumunan telah berjalan lebih dari dua bulan.

Bersama rekan sebaya Hendra menyebut akhir pekan mengunjungi pantai jadi pilihan. Sebab bagi warga sekitar untuk masuk ke kawasan tersebut tidak dipungut tarif masuk atau gratis. Namun bagi pengendara mobil dan motor dikenakan biaya parkir Rp5.000 hingga Rp10.000.

“Setiap hari selalu dikunjungi namun selama pandemi Covid-19 untuk menghindari kerumunan akses jalan sementara diportal agar warga dari luar wilayah tidak masuk, bagi warga lokal tetap bisa berwisata, dominan untuk mandi, berendam dan berenang,” terang Hendra saat ditemui Cendana News, Minggu (7/6/2020).

Pantai Kunyit yang memiliki air jernih diminati warga karena dipercaya memiliki khasiat kesehatan. Nenci, salah satu warga Tanjungkarang menyebut memilih berwisata ke pantai tersebut karena lokasi strategis. Sebelumnya sejumlah warga kerap harus berwisata ke pantai yang ada di Kabupaten Pesawaran namun sebagian masih ditutup.

“Pantai yang dikelola masyarakat lebih nyaman untuk dikunjungi dan hanya warga lokal tidak berasal dari luar wilayah,” terangnya.

Berendam air laut menurut Nenci diyakini bisa menyembuhkan rematik dan meningkatkan imun tubuh. Usai melakukan kegiatan berwisata ia bisa membeli ikan laut segar. Sejumlah pedagang ikan yang merupakan nelayan setempat kerap menjual ikan kepada pengunjung.

Lukman, penjaga parkir pantai Kunyit menyebut kunjungan ke pantai tersebut belum seramai sebelumnya. Pada kondisi normal jumlah pengunjung bisa mencapai lebih dari 300 orang perhari. Selain memakai kendaraan mobil pengunjung juga menggunakan motor.

“Meski sudah memasuki masa new normal jumlah pengunjung masih kurang dari 200 orang saat akhir pekan,” sebutnya.

Pengunjung pantai Kunyit dominan merupakan wisatawan keluarga. Sejumlah warga memanfaatkan ramainya kunjungan dengan menyewakan ban dalam sebagai pelampung dengan sewa Rp10.000 per buah. Ramainya kunjungan ke pantai Kunyit juga memberi keuntungan pedagang bakso, somay dan es cendol.

Lihat juga...