Petani Timun Benih di Lamsel Terdampak Cuaca

LAMPUNG – Sejumlah petani timun benih di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, terkendala cuaca. Hujan dan angin kencang membuat tanaman timun benih sebagian membusuk.

Hendra, petani timun benih menyebut, jenis timun tersebut merupakan tanaman yang akan dipanen bagian biji. Saat memasuki buah tua ditandai dengan warna kuning, ajir atau patok tanaman roboh imbas angin kencang disertai hujan.

Angin kencang dan hujan yang terjadi malam hari, membuat sejumlah tanaman roboh dan berimbas pada buah timun benih yang bisa dipanen usia 60 hari tersebut sebagian busuk.

Sukirman, petani timun benih di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, menyiapkan proses penyerbukan bunga untuk pembuahan dalam kondisi angin kencang dan hujan, Senin (9 /3/2020). -Foto: Henk Widi

Menegakkan ajir dilakukan petani untuk menyelamatkan buah agar tidak membusuk. Hendra yang menanam lima paket (1000 benih) atau 5.000 benih melakukan budi daya timun tipe 28 dan 34.

Angin dan hujan, menurut Hendra berimbas kualitas timun benih menurun. Sebab, kadar air benih yang dihasilkan akan meningkat. Pemanenan timun benih akan dilakukan bertahap sembari menunggu kondisi cuaca membaik. Buah akan dipanen dengan tanda siap panen berupa daun yang mulai mengering. Sebab, pemanenan akan dilakukan saat kadar air buah mulai menurun.

“Saat cuaca dominan hujan disertai angin kencang,tanaman sebagian roboh, apalagi hasil buah cukup melimpah, ajir penyangga tidak kuat menahan beban, sebagian buah terpaksa dikurangi terutama yang sudah terlanjur ambruk,” ungkap Hendra, di lahan miliknya, Senin (9/3/2020).

Meski penanaman menggunakan mulsa plastik, sebagian buah yang ambruk mengalami kerusakan. Budi daya dengan proses kemitraan bersama perusahaan produsen benih membuat kualitas tanaman dipertahankan.

Konsultan dari perusahaan, menurutnya akan melakukan pengamatan pada tanaman yang dibudidayakan. Sebab, hasil panen akan menjalani uji laboratorium untuk melihat kualitas benih yang dihasilkan.

Hasil panen timun benih dalam kondisi buah utuh, menurutnya bisa mencapai satu ton, meski hanya biji timun yang akan dibeli oleh perusahaan dalam kondisi kering. Kualitas biji timun yang bagus ditandai dengan kadar air yang rendah, bentuk biji yang bagus. Seusai proses pengupasan timun yang akan diambil bagian biji, pengeringan akan dilakukan memanfaatkan sinar matahari.

“Kendala pengeringan saat musim hujan disiasati dengan menggunakan media pengering ditutupi plastik,” beber Hendra.

Meski secara kuantitas buah yang dipanen cukup banyak, timun benih hanya akan diambil bagian biji. Menanam sekitar lima paket, ia bisa menghasilkan sekitar 40 hingga 50 kilogram benih kering. Dibeli oleh perusahaan biji timun benih rata-rata dihargai mulai Rp300.000 hingga Rp600.000, sesuai kualitas biji yang dihasilkan. Standar budi daya, panen yang ketat dilakukan untuk menjaga kualitas hasil panen.

Petani lain bernama Sukirman, yang memiliki tanaman usia 30 hari menyebut tanaman timun benih miliknya memasuki tahap penyerbukan. Proses penyerbukan dilakukan secara manual dengan pencampuran putik dan serbuk sari kerap terganggu cuaca. Hujan dan angin yang melanda berimbas sebagian bunga mengalami kerontokan.

“Bunga yang sudah dilakukan penyerbukan akan diberi tudung atau pelindung dari kertas, agar tidak rontok,” papar Sukirman.

Proses penanganan tanaman timun benih, menurut Sukirman harus sangat hati-hati. Sebab, budi daya tersebut dilakukan untuk mendapatkan kualitas benih yang baik. Meski modal dan semua biaya operasional ditanggung perusahaan produsen benih, ia memastikan penanganan dilakukan profesional. Terlebih sebelum budi daya, petani telah diberi pelatihan khusus.

Mengantisipasi tanaman roboh saat berbuah, Sukirman memilih menggunakan ajir besi. Ajir besi menjadi salah satu pilihan agar tidak mudah keropos. Sebab, jenis ajir kayu dan bambu hanya bertahan maksimal dua periode penanaman.

Ajir besi yang dilapisi plastik menjadi media rambatan sulur tanaman dan diberi tali. Pada kondisi hujan, angin kencang potensi tanaman roboh bisa dimininalisir.

Lihat juga...