Baznas Bantu Korban Gempa Sukabumi
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB), membantu warga korban terdampak gempa yang mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (10/3/2020) sore.
Gempa bermagnitudo 4,9 SR, menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah desa di Sukabumi, dan memaksa para warga untuk mengungsi.
Kepala BTB, Dian Mandana Aditya Putri, mengatakan, pihaknya menurunkan 9 personel, yang terdiri dari tim BTB Pusat, Provinsi Jawa Barat, dan Kabupaten Sukabumi, serta 3 armada untuk mobilitas.
Tim BTB pada Selasa malam telah tiba dilokasi di Kampung Cipicung, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, dan langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Setelah dilakukan koordinasi, tim menuju ke lapangan untuk membantu proses evakuasi sebanyak 627 jiwa. Dimana 180 jiwa berada di Kampung Cipicung, 250 jiwa di Cimanggu Jaya Negara dan Pondokberem, 170 jiwa di Cimanggu Atas dan Cimanggu Bawah, dan 27 jiwa di Babakan.
“Kami mengupayakan bantuan evakuasi lebih dulu untuk daerah yang paling parah terdampak bencana,” kata Dian dalam rilisnya yang diterima Cendana News, Rabu (11/3/2020) siang.
Selain evakuasi, tim BTB juga memberikan bantuan di titik-titik pengungsian dengan mendirikan tenda untuk pengungsi.
“Mengingat warga membutuhkan tempat yang layak untuk istirahat dan berteduh. Karena rumah mereka mengalami kerusakan cukup parah,” ujarnya.
Dian menambahkan, tidah hanya tenda pengungsian, Baznas nantinya juga mengaktifkan layanan pengungsian untuk kebutuhan logistik dan layanan kesehatan dari Rumah Sehat Baznas (RSB).
“Kebutuhan mendesak pengungsi meliputi makanan, air mineral, obat-obatan, alat tidur, selimut dan paket perlengkapan bayi. Kami akan siapkan untuk segera didistribusikan ke titik-titik pengungsian,” jelasnya.
Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta, mengatakan, Baznas memiliki lembaga program BTB yang selalu siap siaga, untuk memberikan respon cepat melayani masyarakat yang tengah terdampak bencana.
“Mustahik selalu menjadi pihak yang paling menderita ketika bencana melanda, tak terkecuali musibah gempa yang melanda saudara kita di Sukabumi,” ujar Arifin.
Atas musibah tersebut, menurutnya, Baznas siap menjadi garda terdepan untuk membantu masyarakat bangkit dari bencana.
Sebagai informasi, sebelumnya gempa yang melanda Sukabumi, pada Selasa sore, berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) teridentifikasi pusat gempa berada pada koordinat 6.81 LS dan 106.66 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 kilometer arah Timur Laut Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer.
Bahkan, guncangan gempa yang terjadi sekitar 4 sampa 6 detik itu dirasakan pula hingga masyarakat yang tinggal di Kota Bogor.