Disdik Pessel Siap Terapkan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020

Editor: Koko Triarko

PESISIR SELATAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, siap menerapkan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020, yang akan segera dirilis oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada awal Agustus 2019, mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan, Zulkifli, mengatakan, Aplikasi Dapodikdasme itu nantinya untuk pemanfaatan data Sarana dan Prasarana (Sarpras) program pendidikan yang saat ini makin berkembang.

“Aplikasi itu direncanakan dirilis pada awal Agustus 2019, dan saat ini sedang dalam tahap persiapan dan pengujian. Sementara di Pesisir Selatan, akan menggunakan aplikasi itu untuk kemudahan pendidikan juga,” katanya, Kamis (25/7/2019).

Menurutnya, dengan makin berkembangnya kebutuhan informasi Sarpras, maka pembaruan data terhadap Sarpras akan dapat mendukung evaluasi dan perumusan kebijakan serta transaksional. Hal ini mengingat pembaruan pada data Sarpras ini adalah paling signifikan. Sehingga data Sarpras akan lebih dirinci, dan dibagi dalam tiga submenu.

Dijelaskanya, bahwa tiga submenu yang masih dalam persiapan dan pengujian itu, di antaranya tanah dan bangunan, ruang, alat angkutan dan buku. Dengan demikian, pendataan Sarpras yang sebelumnya mendata ruangan-ruangan yang ada di sekolah, kini akan lebih berkembang lagi.

“Sekolah diharapkan dapat memberikan informasi tambahan berupa data tanah serta bangunan yang digunakan oleh ruangan tersebut. Sedangkan data tanah yang sebelumya ada pada menu sekolah, kini akan berpindah pada menu Sarpras. Selain data luas tanah yang telah diisi sebelumnya, informasi terkait tanah diharapkan dapat memuat ukuran serta dokumen kepemilikan,” jelasnya.

Sedangkan data bangunan akan dikelompokkan pula berdasarkan lokasi tanah. Sehingga pada data bangunan diharapkan dapat memuat informasi jumlah lantai pada sebuah bangunan, kepemilikan, serta ukuran setiap komponen bangunan.

Dikatakannya, bahwa menu ruang memuat data prasarana pada aplikasi versi sebelumnya. Pada menu ruang data akan dikelompokkan menjadi beberapa ruang utama dan ruang penunjang.

Nantinya, data ruang akan terhubung dengan data bangunan, di mana akan diketahui jumlah ruangan pada sebuah bangunan. Selain informasi kondisi ruang, informasi tambahan yang diharapkan diisi dari sekolah adalah ukuran dari setiap komponen bangunan.

Ditambahkan lagi, bahwa submenu ke tiga yang dikelompokkan menjadi tiga komponen, seperti alat, angkutan dan buku, akan menampilkan data peralatan pendidikan. Data tersebut dikelompokkan pula berdasarkan jenis alat, dan diharapkan diketahui berapa jumlah dan kondisi alat di setiap ruang.

Selanjutnya data angkutan, berisi data kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk operasional sekolah. Informasi yang diminta adalah berupa jenis angkutan serta kepemilikan dan dokumen kendaraan. Sekolah juga diharapkan dapat mengisi dengan lengkap informasi buku, jumlah, status kelaikan serta lokasi buku berada.

“Pembaruan selanjutnya adalah pada menu peserta didik. Dalam menu ini, ada penambahan atribut baru untuk mengingatkan kembali informasi terkait prosedur mutasi dan kelulusan. Selain itu, sekolah juga diminta segera melakukan sosialisasi, agar peserta didik mempersiapkan data nomor Kartu Keluarga (KK), termasuk juga pembaharuan lainnya yang dapat dipelajari malalui berbagai sarana informasi yang ada,” jelasnya.

Menurutnya, kesiapan Dinas Pendidikan di Pesisir Selatan dalam menerapkan aplikasi itu, juga berdasarkan surat edaran oleh Admin Dapodikdasmen, yang ada pada halaman berita di website resmi dapodikdasmen tanggal 11 Juli 2019 lalu, yang telah diinformasikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota, Kepala Sekolah SD, SMP, SLB, SMA dan SMK, Operator Dapodik di seluruh Indonesia.

Pada informasi itu, pihak sekolah diminta agar segera melakukan persiapan pemutakhiran data Tahun Ajaran 2019/2020 sebelum aplikasi dapodikdasmen versi 2020 dirilis pada awal bulan Agustus 2019, karena saat ini masih dalam tahap pengujian oleh tim pengembang aplikasi dapodikdasmen.

Lihat juga...