Sumbar Siapkan 61.000 Bibit Manggis

Buah Manggis - Dokumentasi CDN

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, menyiapkan 61.000 bibit manggis pada 2019,. untuk meningkatkan produksi komoditas itu hingga memenuhi target 80 ton per tahun.

“Sekarang sedang proses pengadaan. Dalam bulan ini selesai dan bisa didistribusikan ke daerah,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar, Candra, di Padang, Kamis (7/2/2019).

Menurutnya, selain menyalurkan bibit ke kabupaten dan kota, pihaknya juga akan memberikan pendampingan teknologi hingga selesai proses tanam. Masyarakat pemilik lahan tinggal melakukan perawatan, agar manggis bisa berproduksi sesuai harapan.

Dalam proses perawatan dan pemeliharaan tersebut, Candra meminta dinas terkait di kabupaten/kota aktif memberikan pendampingan, agar tanaman tidak terkena hama atau penyakit yang menyebabkan produksi terganggu atau mati.

Ia menyebutkan, Kabupaten Limapuluh Kota berpotensi besar untuk menjadi sentra manggis, karena didukung penuh oleh pemerintah daerah. Bahkan, dalam rapat koordinasi kepala daerah dengan Gubernur, Irwan Prayitno, Rabu (6/2), Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, meminta dukungan provinsi agar bisa menjadi sentra.

“Gubernur mendukung keinginan Pemkab Limapuluh Kota itu dan kita akan lebih menfokuskan distribusi bibit manggis ke sana,” katanya.

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, mengatakan saat ini produksi manggis daerah itu telah berhasil menembus pasar ekspor ke Cina. Diharapkan, produksi komoditas itu bisa terus ditingkatkan, agar kelangsungan ekspornya bisa terjaga.

Ia meminta daerahnya ditetapkan sebagai sentra manggis, sehingga seluruh produksi manggis di Sumbar, kalau bisa, masuk ke Limapuluh Kota dahulu untuk kemudian diekspor ke luar negeri.

“Jangan nanti dibuat pula sentra manggis di kabupaten dan kota lain, sehingga saling tumpang tindih,” ujarnya.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mendukung keinginan Limapuluh Kota tersebut.

Ia meminta pihak terkait untuk memberikan sokongan dengan berbagai program yang memungkinkan, supaya sentra manggis itu terealisasi.

Provinsi Sumbar menargetkan produksi komoditas manggis daerah itu mencapai 80.000 ton per tahun pada 2019, dengan cara menambah luas kebun yang saat ini sudah mencapai 8.000 hektare.

Produksi saat ini. terdata sekitar 34.000 ton per tahun dan berpotensi meningkat dua kali lipat. karena tanaman yang berproduksi saat ini baru 50 persen.

Perluasan kebun juga dilakukan, dengan target 2.000 hektare hingga menjadi 10.000 hektare pada 2019.

Dengan kebun seluas itu, jumlah tanaman bisa mencapai 1 juta batang, dengan produksi minimal 100.000 ton per tahun, dengan asumsi panen 10 ton per hektare per tahun. (Ant)

Lihat juga...