Denpasar Gencar Sosialisasi Pencegahan Pekat
Editor: Mahadeva WS
DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar, gencar sosialisasikan pencegahan Penyakit Masyarakat (Pekat). Hal itu menindaklanjuti masih cukup banyak masyarakat yang terlibat pekat dan berimbas pada persoalan seperti HIV, Aids serta narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba).
Sekretaris Kesbangpol Denpasar, I Wayan Wirawan, mengatakan, pekat adalah perbuatan yang terjadi di tengah masyarakat, yang meresahkan, serta tidak sesuai dengan aturan agama, adat, serta tata krama kesopanan.
Masih banyak permasalahan sosial di masyarakat, seperti pergaulan bebas, yang menyebabkan munculnya HIV, Aids, dan Narkotika. “Untuk mengantisipasi hal-hal yang timbul akibat pergaulan bebas, Badan Kesbangpol mengadakan kegiatan yang bersifat pencegahan kepada masyarakat,’’ ujar Wirawan, usai sosialisasi pekat, Selasa (6/11/2018).
Dengan sosialisasi yang dilakukan, diharapkan masyarakat akan lebih peka dan tanggap serta peduli terhadap lingkungan di sekitarnya. Pekat merupakan perilaku menyimpang yang terjadi dalam pranata sosial masyarakat. Bentuk penyimpangan tersebut, apabila berkembang, akan menyebabkan timbulnya penyakit sosial di dalam masyarakat. “Beberapa penyakit sosial yang bisa ditemukan seperti penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang dan minuman keras,” sebutnya.
Ketua Panitia Sosialisasi, Anak Agung Gede Raka Wiadnyana mengatakan, kegiatan tersebut, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentang pekat. Menurut, Kabid Ketahanan Ekososbud Ormas Kota Denpasar tersebut. kegiatan melibatkan 100 orang pemilik panti pijat, salon, serta tokoh masyarakat yang ada di Kota Denpasar.
“Untuk materi yang disampaikan kepada peserta adalah tentang tentang bahaya penyakit HIV/AIDS, yang disampaikan dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar, tentang narkoba disampaikan Badan Narkotika Nasional Kota Denpasar, Penanggulangan Gepeng dan PSK atauProstitusi dari Polresta Denpasar, dan ketertiban umum dari Satpol PP Kota Denpasar,” pungkasnnya.