Percepat Pertumbuhan Populasi, Bantul Programkan Kiwab

Ilustrasi - Ternak kambing - Dokumentasi CDN

BANTUL – Program kerja Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, di 2019, salah satunya kambing indukan wajib bunting. Program tersebut bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan populasi ternak tersebut di Bantul.

“Bantul akan berkreasi, tahun depan Siwab (Sapi Indukan Wajib Bunting), akan kami geser ke Kiwab, (Kambing Indukan Wajib Bunting), jadi jangan hanya sapi, tapi juga kambing,” kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul, Pulung Haryadi, Sabtu (20/10/2018).

Menurutnya, upaya mempercepat peningkatan populasi kambing, seperti yang telah dilakukan pada sapi dalam dua tahun terakhir tersebut, sesuai arahan Bupati Bantul Suharsono. Bupati ingin, meningkatkan populasi kambing secara cepat di wilayah Bantul. “Makanya di 2019, kami programkan Kiwab, yang Siwab tetap jalan terus dari pusat, namun APBD kami alokasikan untuk Kiwab. Kami ada anggaran kurang lebih Rp200 juta, untuk sasarannya kami akan lihat dulu, berapa harga semen bekunya kambing,” katanya.

Upaya mempersiapkan Kiwab, saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, akan melakukan pendataan kambing. Terutama ternak, yang terdapat di kelompok di wilayah Bantul. Hal tersebut sama dengan yang dilakukan pada program Siwab. “Siwab sudah rutin, kalau Kiwab kami mendata identifikasi kambing-kambing yang dibudidayakan, jadi bukan kambing di tempat pedagang, karena kalau disuntik sudah dibuang, tapi ini kambing yang ditempat pemeliharaan atau peternak,” jelasnya.

Saat ini, populasi kambing di Bantul berdasarkan data yang dimiliki dinas, sekira 170 ribu ekor. Kendati demikian, kambing yang akan menjadi sasaran program tersebut, adalah yang berkualitas dan peternak bersedia. “Makanya nanti kami identifikasi dulu dan jumlahnya akan dilihat dulu kalau Rp200 juta itu dapat berapa, populasi kambing di Bantul cukup besar sekitar 170 ribu ekor, sementara kalau sapi itu sekitar 52 ribu ekor,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...