Polisi Berlakukan Pengamanan Empat Ring di SJH
BANDUNG – Polres Bandung dibantu TNI, dan pemerintah daerah setempat, memberlakukan pola pengamanan empat ring di Stadion Jalak Harupat (SJH). Hal tersebut berlaku pada saat digelarnya pertandingan sepak bola Asian Games di stadion tersebut.
“Kita sudah siapkan 1.254 personil gabungan dari TNI, Polri termasuk pemerintah daerah seperti Satpol PP, Dinkes. Kami bagi pengamanan menjadi empat ring,” ujar Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan, Jumat (10/8/2018).
Pola ring tersebut, terbagi atas pengamanan di jalur menuju stadion, pintu masuk stadion, jalur parkir, serta di dalam arena stadion. Polisi juga memberlakukan pengamanan berlapis. Saat memasuki kompleks stadion, penonton akan diperiksa fisik dan seluruh barang bawaan, termasuk saat masuk ke tribun, pemeriksaan fisik dan barang kembali dilakukan. “Saya rasa semuanya kita antisipasi supaya kita betul-betul sangat berhati-hati sekali. Karena ini merupakan kepercayaan Asia terhadap Kabupaten Bandung maka harus kita jaga,” tandasnya.
Diharapkannya, masyarakat turut membantu pelaksanaan Asian Games 2018 di SJH. Kesuksesan penyelenggaraan, dapat tercermin dari ramainya masyarakat yang berbondong-bondong ke stadion. “Bagi masyarakat, mari kita menyukseskan dan ikut mengamankan pelaksanaan Asian Games ini,” kata Dia.
Terdapat sejumlah catatan bagi para penonton yang akan menyaksikan langsung laga sepak bola di stadion, salah satunya dilarang membawa tas ransel. Vice President INASGOC, Sjafrie Sjamsoeddin, pada Rabu (7/8/2018) di SJH mengatakan, masyarakat tidak perlu membawa barang bawaan berlebih ke dalam stadion.
Di sekitar arena stadion, panitia tidak menyiapkan tempat penitipan tas ransel. “Karena ini memang standar pengamanan internasional jadi diimbau jangan bawa tas ransel atau backpack,” tandasnya. (Ant)