Petani Mengeluh, Harga Jual Sawit Turun Jelang Ramadan
BENGKULU – Para petani di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, kembali mengeluhkan harga tandan buah segar kelapa sawit yang kembali turun dari Rp900 per kilogram menjadi Rp850 per kilogram.
“Tiga hari ini, kembali turun menjadi Rp850 per kilogram dan pabrik tidak menerima buah brondolan”, kata Indra, petani sawit di Desa Pasar Seluma, Kabupaten Seluma, Senin (14/5/2018).
Ia mengatakan, informasi yang diperoleh para petani dari pihak pengumpul, penurunan harga terjadi karena akan memasuki bulan suci Ramadan.
Para petani, kata dia, hanya pasrah dengan harga yang ditetapkan para pedagang pengumpul atau pengepul tersebut.
Sebelumnya, kata Indra, para petani di wilayah itu menjual buah sawit seharga Rp1.100 per kilogram, lalu berangsur turun sebesar Rp50 per kilogram hingga saat ini Rp850 per kilogram.
Kondisi ini membuat para petani mengeluh, sebab harga-harga kebutuhan pokok justru mengalami kenaikan menjelang Ramadan.
Sebelumnya pula, petani di Desa Penago Baru, Kabupaten Seluma mengeluhkan penurunan harga buah sawit dari Rp1.000 per kilogram menjadi Rp900 per kilogram.
“Kami heran, karena harga sawit di Seluma selalu lebih murah dibanding harga di kabupaten lain, seperti di Mukomuko”, kata Salikin.
Harga tandan buah segar sawit yang dijual petani di Mukomuko masih berada pada kisaran Rp1.100 per kilogram. Ia berharap, pemerintah daerah mengambil kebijakan untuk membantu petani sawit mendapatkan harga yang lebih baik. (Ant)