Posko Pengungsian Korban Kebakaran Klandasan, Ditutup

BALIKPAPAN – Setelah lebih lima hari dibuka, posko pengungsian korban kebakaran di Kelurahan Klandasan Ulu, Kota Balikpapan, besok Kamis (11/1/2018), ditutup. Sebeumnya diberitakan, kebakaran besar di Klandasan Ilir, Balikpapan, pada Jumat (5/1/2018) Subuh, telah menghanguskan 203 buah rumah. Akibatnya, 320 keluarga dengan 1.113 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Lurah Klandasan, Ulu Darmanus memastikan, posko pengungsian korban kebakaran ditutup Kamis besok dan telah dilakukan koordinasi dengan pimpinan maupun korban kebakaran.

“Koordinasi dengan pimpinan sudah dilakukan. Kami sepakati besok penerimaan tutup, tidak ada perpanjangan,” ungkapnya Rabu (10/1/2018).

Pihaknya juga memastikan bantuan yang terkumpul tersalurkan semua. Darmanus mengatakan dalam perhitungan dan penyaluran melibatkan Ketua RT masing-masing.

“Jaminan yang menerima kita koordinasikan dengan ketua RT. Sehingga RT bisa memantau benar tidak, itu warganya. Begitu ya, penerima menandatangani bantuan,” sebutnya.

Hingga Rabu (10/1) bantuan uang yang terkumpul mencapai Rp2.323 miliar dan yang menerima bantuan sebanyak 133 Kepala keluarga. Satu KK sebanyak Rp16 juta.

“Dengan adanya dana ini membantu sekali. Insha allah besok kita bagikan habis. Bantuan uang akan dimanfaatkan korban kebakaran sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya.

Dari pantauan di posko, saat ini tidak terlalu banyak bantuan berupa barang. Bahkan terlihat bantuan bantuan berupa uang terus berdatangan dari masyarakat, organisasi masyarakat dan partai politik.

Pada hari ini pengurus PKS Balikpapan bersama Hadi Mulyadi, bakal calon wakil gubernur Kaltim, menyerahkan uang Rp16 juta sebagai bentuk kepedulian terhadap korban kebakaran.

“Dari teman-teman Balikpapan yang kita kumpulkan ada sekitar Rp30 juta. Mudah-mudahan melalui bantuan ini menjadi bagian dari rasa persaudaraan,” imbuh Hadi.

Rapat Koordinasi Penanganan Korban Kebakaran di Kelurahan Klandasan Ulu, Kota Balikpapan/Foto: Ferry Cahyanti
Lihat juga...