Teluk Maumere, Raih The Most Popular Diving Spot 2017
MAUMERE – Kabupaten Sikka kembali meraih penghargaan di sektor pariwisata, dengan terpilihnya destinasi wisata Teluk Maumere sebagai juara pertama kategori ‘The Most Popular Diving Spot’ atau Tempat Menyelam Terpopuler dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017.
Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera, mengatakan, penghargaan yang diterima sebagai motivasi untuk meningkatkan dan melengkapi objek wisata Teluk Maumere dengan berbagai sarana dan prasarana serta fasilitas yang memadai.

“Atas nama masyarakat dan Pemda Sikka, saya bersyukur kepada Tuhan atas anugerah Taman Laut Teluk Maumere, dan berterima kasih kepada Menteri Pariwisata beserta Kementerian Pariwisata, Menteri dan Kementerian Kominfo, dan segenap panitia penyelenggara yang menyelenggarakan iven ini,” ungkapnya, Senin (27/11/2017).
Ansar juga berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memilih Teluk Maumere sebagai tempat menyelam paling popular, dan penghargaan ini menjadi motivasi yang luar biasa bagi Pemda Sikka untuk terus-menerus menjaga kelestarian alam bawah laut Teluk Maumere.
Sejak gempa tektonik dan tsunami pada 12 Desember 1992, lanjut Ansar, taman laut itu rusak dan sejak itu Pemda Sikka didukung berbagai pihak seperti Coremap AUSAID, LIPI, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan lain-lain, terus-menerus melakukan perawatan terhadap terumbu karang.
“Kegiatan dilakukan baik dengan penanaman ulang, pendidikan bagi masyarakat pesisir untuk ikut merawat dan menjaganya, termasuk tidak melakukan kegiatan yang merusak terumbu karang dan biota laut lainnya, hingga upaya pembuatan zona konservasi. Sebagai umat beriman, tugas menjaga kelestarian alam adalah bagian dari penghayatan iman kita,” sebutnya.
Penghargaan ini, lanjut Ansar, juga menjadi motivasi bagi Pemda Sikka untuk menambah dan meningkatkan pelatihan berbagai sumber daya manusia yang berkaitan, misalnya dive guide, agar wisatawan lebih maksimal, nyaman, aman, dan puas menikmati objek wisata Taman Laut Teluk Maumere ini.
Mantan Wakil Bupati Sikka ini menambahkan, pada 2018 telah dianggarkan pengadaan fasilitas pelabuhan marina di pantai Wairterang, yang bersumber dari dana APBN, dan pengadaan fasilitas Chamber, yakni fasilitas kesehatan untuk memulihkan kesehatan para penyelam yang mengalami dekompresi ketika menyelam dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Sikka.
“Untuk kawasan Indonesia Timur, fasilitas ini baru ada di Bali. Kami juga berniat untuk mengadakan speed boat, sebab para peserta kontes foto Teluk Maumere sudah meminta diadakan dan kita siap mengadakannya,” tuturnya.
Sekretaris Menteri Pariwisata RI, Ukus Kuswara saat penyerahan penghargaan pada Sabtu (25/11), menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pemenang, dan juga para nominator.
Menurut Ukus, pagelaran API 2017 ini merupakan yang kedua kalinya sejak 2016, dan Kementerian Pariwisata akan tetap dan terus menyelenggarakan acara ini. Sebab, sangat penting untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Nusantara.
“Kegiatan ini dilakukan untuk memberi apresiasi dan dorongan terus-menerus kepada setiap daerah yang memiliki potensi wisata yang luar biasa indahnya untuk terus mengembangkannya dan giat mempromosikannya, sehingga semua objek wisata kita itu semakin dikenal dunia dan meningkatkan kunjungan wisatawan demi kesejahteraan rakyat”, sebutnya.
Ukus juga menambahkan, pihaknya ingin mendorong pemerintah daerah agar menambah fasilitas objek wisatanya dan semakin agresif mempromosikan destinasi wisatanya. Dirinya juga mengaku pernah ke Maumere dan menyaksikan keindahan Teluk Maumere.