Pelaku Usaha Berharap KUD Gemahripah Jadi Solusi Masalah Permodalan

YOGYAKARTA — Sejumlah pelaku usaha kecil mikro menyambut gembira pendirian KUD Gemahripah dan unit Tabur Puja di desa Trirenggo, Bantul. Mereka berharap adanya KUD dan unit Tabur Puja dapat memberikan solusi terkait masalah permodalan yang selama ini mereka hadapi.

Baca juga: Koperasi Gemahripah Diharap Dorong Pertumbuhan Usaha

Salah seorang pelaku usaha pembuatan emping ketela, Usiati (33) warga dusun Sumber Batikan, Trirenggo, Bantul, mengaku masalah permodalan memang masih jadi kendala utama. Pasalnya tanpa adanya modal, mereka kesulitan menjalankan apalagi mengembangkan usahanya.

Salah seorang pelaku usaha pembuatan emping ketela, Usiati (33) warga dusun Sumber Batikan, Trirenggo, Bantul/Foto: Jatmika H Kusmargana

Usiati sendiri selama ini mengaku harus meminjam ke bank untuk bisa menjalankan usaha pembuatan emping ketela miliknya. Yakni untuk menjalankan proses produksi seperti membeli alat hingga bahan baku produksi.

“Saya berharap dengan adanya KUD dan Tabur Puja ini bisa membantu dalam permodalan. Tentu saya dengan persyaratan yang lebih mudah dari bank. Baik itu prosesnya yang cepat, tanpa, agunan dan bunga ringan. Untuk besarnya idealnya ya sekitar Rp5 juta,” harapnya.

Usiati menuturkan sudah sejak dua tahun terakhir mengeluti usaha pembuatan emping ketela, yang terbuat dari bahan utama singkong. Dalam sehari ia bisa membuat sekitar 50 kilo dalam dua varian rasa yakni manis dan pedas. Biasanya emping ketela itu ia setorkan ke toko-toko maupun pedagang oleh-oleh baik di Bantul maupun sekitarnya.

Baca juga: Damandiri Salurkan Dana Rp1 M ke KUD Gemahripah

“Untuk singkong harus didatangkan dari luar daerah seperti Temanggung. Karena kadar airnya harus rendah. Jadi harus beli dengan harga cukup mahal. Belum lagi untuk membeli alat seperti pengering dan alat lainnya,” katanya.

Ketua Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaya saat berdialog dengan para pelaku usaha/Foto: Jatmika H Kusmargana

Melalui program Tabur Puja, Yayasan Damandiri menyalurkan bantuan pinjaman modal usaha total senilai Rp1 milyar pada KUD Gemahripah, desa Trirenggo. Dana bantuan ini diberikan kepada 5 kelompok di 5 dusun dengan besaran Rp200 juta per kelompok Tabur Puja. Setiap kelompok Tabur Puja ditargetkan memiliki sebanyak 100 orang anggota. Sehingga masing-masing anggota mendapatkan alokasi pinjaman modal Rp2 juta.

Lihat juga...