Panwaslu Banjar Gandeng Santri Awasi Pelaksanaan Pemilu
BANJAR — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Banjar, Jawa Barat, mengadakan Sosialisasi Partisipatif jelang Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2018. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 100 peserta, utusan dari Pondok Pensantren dan mengambil tempat di Aula Pusdai Kota Banjar.
Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut dimaksudkan untuk mendorong partisipasi masyarakat, khususnya para santri, agar ikut serta dalam mengawasi khususnya Pilgub Jabar, dan Pilwako Banjar, pada 2018 mendatang.

Ketua Panwaslu Kota Banjar, Irfan Saeful Rohman, Senin (30/10/2017) mengatakan, keterbatasan jumlah pengawas menjadi salah satu alasan pentingnya melibatkan masyarakat, khususnya kalangan santri. Mengingat masyarakat menjadi pelaku sekaligus pemanfaat proses dan hasil pemilu itu sendiri.
“Pengawasan partisipatif dari masyarakat merupakan hal yang penting untuk mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan,” katanya.
Irfan menjelaskan, dalam acara sosialisasi ini, para santri diberikan pembekalan tentang Pemilu dan Pilkada, dengan harapan supaya pada pelaksanaannya nanti dapat mengetahui tentang bentuk-bentuk pelanggaran sebagaimana yang ada dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan para santri mampu melakukan inovasi, dan siap mengawal serta mensukseskan pesta demokrasi,” harapnya.
Irfan juga menegaskan, bahwa dalam proses Pemilu dan Pilkada tersebut bukan hanya menjadi urusan Pengawas Pemilu, KPU, maupun peserta Pemilu itu sendiri, tapi harus melibatkan semua pihak, termasuk di dalamnya adalah para santri.