Kota Layak Pemuda Buah Kerja Keras dan Sinergitas di Makassar

MAKASSAR — Ditetapkannya Makassar sebagai kota layak pemuda oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrawi merupakan salah satu bukti sinergitas antara pemerintah dengan pemuda.

“Semoga penghargaan ini mampu memicu dan memacu para pemuda untuk lebih bekerja nyata di masa mendatang. Masa depan yang baik ditentukan oleh pemuda hari ini,” sebut Walikota Moh. Ramadhan Pamanto di Makassar, Senin (30/10/2017).

Baca juga: Nelayan Makassar Inginkan Bantuan Kapal Besar

Disebutkan, penghargaan bukanlah yang utama. Namun menjadi pembeda dan penanda Kota Makassar berjalan “on the right track and on the right progress”.

“Maka dari itu jangan biarkan Makassar Mundur lagi,” tandasnya.

Ahmad Hendra Hamkamuddin/Foto: Nurul Rahmatun Ummah

Sementara itu, ditemui di ruang kerjanya, Kadispora kota Makassar, Ahmad Hendra Hakamuddin menyebutkan, sejak 2016 kota layak pemuda ini diinisiasi di kota Bandung pertama kalinya. Indikator dari sisi regulasi kota Makassar sangat memenuhi, sedangkan dari sisi indikator ada beberapa kegiatan yang bersinergi dengan pemerintah pusat.

Tidak hanya kegiatan kepemudaan saja yang memenuhi syarat, namun infrastruktur kepemudaan di kota Makassar telah memenuhi syarat.

Menurut Ahmad Hendra Hamkamuddin berdasarkan BPS tahun 2016 penduduk yang didominasi pemuda sebanyak 38,2 persen.

“Dengan mendinobatkannya kota Makassar sebagi kota layak pemuda ini adalah contoh nyata dari Bonus demografi yang hanya ada di Makassar. Inilah yang membuat Dispora bekerja keras dalam membina para pemuda di Makassar,” jelasnya.

Sebelumnya, Kementrian Pemuda dan Olah Raga RI menyerahkan penghargaan kepada kepada Makassar sebagai kota layak pemuda yang diterima Wali Kota Moh. Ramadhan Pamanto, di padang, Sumatra Barat.

Selain Makassar masih ada sembilan kota lainnya yang dinobatkan di antarannya Padang, Bandung, Jakarta Utara, Tanggerang, Tangerang Selatan, Ternate, serta Bantaeng Sulawesi Selatan.

Lihat juga...