Pertanian Tembakau NTB Dinilai Banyak Serap Tenaga Kerja
MATARAM — Wakil Gubernur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Amin mengatakan, keberadaan tanaman pertanian tembakau yang ditanam sebagian petani di Lombok selain mampu memberikan dampak ekonomi tinggi, juga dinilai mampu menyerap banyak tenaga kerja.
“Tanaman tembakau itu dampak sangat luar biasa bagi masyarakat, baik secara ekonomi maupun serapan tenaga kerja, sehingga keberadaan tanaman tembakau harus didukung, salah satu bentuk dukungan Pemda NTB adalah melalui RUU Tembakau,” kata Amin di Mataram, Senin (11/9/2017).
Dalam RUU tersebut, selain mengatur tentang impor tembakau dari luar, untuk melindungi tembakau petani dalam negeri tetap terlindungi. RUU Tembakau juga mengatur tentang harga pembelian tembakau petani, jangan sampai petani mengalami kerugian
Amin mengatakan, tanaman tembakau daIam kenyataannya menjadi tanaman andalan sebagian masyarakat menunjang prekonomian, terutama di Pulau Lombok. Serapan tenaga kerja mulai sejak dari masa tanam, perawatan, panen hingga proses omprongan.
“Sektor pertanian, khususnya tembakau selama ini menjadi sektor pertama yang menunjang pertumbuhan ekonomi NTB, karena harus terus didukung, baik melalui regulasi maupun penganggaran,” katanya.