Bali Raih Juara Umum Parade Musik Daerah TMII ke-6

JAKARTA — Provinsi Bali berhasil memboyong piala dan uang pembinaan sebesar Rp10 juta dari Taman Mini Indonesia Indah dalam gelaran Parade Musik Daerah TMII ke-6 tahun 2017. Acara yang diikuti oleh 18 peserta digelar di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta, Jumat (22/9/2017) sore merupakan rangkaian Pekan Suro dalam peringatan Tahun Baru Islam 1439 Hijriah.

“Setiap dareah miliki keunikan dan estetika kreasi budaya. Tahun ini, Provinsi Bali menjadi juara umum Parade Musik Daerah TMII ke-6 tahun 2017,” kata Ketua Juri Parade Musik Daerah TMII ke-6 tahun 2017, Gondro Gunarto.

Menurutnya, Parade Musik Daerah TMII merupakan puncak ajang kreasi budaya dan pengembangan tradisi tidak hanya bentuknya saja. Tetapi bagaimana mengembangkan spirit dan nilai tradisi tersebut, agar terus berkembang.

Pada ajang kreasi budaya daerah ini sangat terlihat bagaimana menyikapi sinkronisasi suara dan musik yang serasi menjadi sebuah keindahan yang mengalun.

“Kami sangat mengapresiasikan peran serta daerah yang ikut ajang ini. Peserta tampil dengan maksimal dalam gelaran pelestarian budaya daerah, ” kata Direktur Umum TMII, Bambang Parikesit saat menutup Parade Musik Daerah ke 6, Jumat (22/9/2017) sore.

Untuk mendapatkan tim terbaik, disampaikan Bambang, juri memberikan penilaian berdasarkan kekompakan dan keserasian dalam suguhan musik daerahnya.

“Selamat kepada peserta yang terpilih menjadi tim terbaik. Yang belum berhasil tahun ini, jadi motivasi untuk tahun berikutnya,” ungkap Bambang.

Dalam kompetisi bergengsi yang setiap tahun menjadi agenda TMII ini, Provinsi Bali membawakan cerita “Aci Tulak Tunggul”.

Cerita ini bermakna filosofi, yakni ritus pemuliaan air petani Bali sebagai sumber kemakmuran.
Hadir dalam rampak suka cita membangun tanggul pengairan subak. Sama dalam rasa, berbakti merawat kemuliaan kemakmuran. Riak suara suka cita nan bersama lambaian sapa deras beningnya persawahan berpelukan.

Berkaca bayang masa silam, kegundahan tak hiraukan alam, teguran air alam hentikan sejenak aliran. Resah tiada makan, jauh dari makmur. Semua merunduk layu mohon ampunan dan kesadaran kemuliaan memuliakan sumber air.

Sujud dalam ritus kemuliaan Aci Tulak Tunggul mengusung tradisi alam. Pakaiankan alami, hitam dan putih, keseimbangan rohani dan jasmani balutkan alam daun pisang kering. Sujud dalam bakti kemuliaan, memuliakan air.

Ketua Juri Parade Musik Daerah TMII, Gondro Gunarto (ke-7 dari kanan), Kepala Dinas Kebudaya Provinsi Bali, Ida Bagus Anom Bhasma (batik merah, tengah), dan Direktur Umum TMII, Bambang Parikesit (batik ungu) berfoto bersama para penari “Aci Tulak Tunggul” di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta, Jumat (22/9/2017). Foto: Sri.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Anom Bhasma sangat senang Provinsi Bali meraih juara umum Parade Musik Daerah TMII ke-6 tahun 2017.

“TMII sebagai motivasi untuk bisa berpartisipasi melestarikan budaya daerah. Bali tidak hanya dikenal tariannya, tapi juga musik. Terbukti malam ini, kami jadi juara umum,” ujar Ida.

Selain juara umum, juri juga memutuskan lima pemenang penataan musik unggulan yang berhak mendapatkan piala penghargaan dan uang pembinaan masing-masing Rp3 juta dari Direktur Utama TMII.

Kelima juara tersebut adalah Provinsi Jawa Timur, DKI Jakarta, Provinsi Jambi, Jawa Barat, dan Bengkulu.

Lihat juga...