Sekolah Ini Manfaatkan Gadget untuk Belajar

MAKASSAR — Sekolah Telkom di Jalan Telkommas, Kecamatan Rappocini, Makassar, memanfaatkan perkembangan teknologi dalam meningkatkan mutu pendidikan bagi siswanya.

Nur Alamsyah. -Foto: Nurul

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran ini dapat dilihat dari proyektor-proyektor yang tersedia di setiap kelas di Sekolah Telkom, ini. Bahkan, dalam proses pembelajarannya, sekolah ini memanfaatkan gadget untuk mencari jawaban dari soal yang tidak diketahui.

Menurut salah satu guru di sekolah SMP Telkom, Nur Alamsyah Nurdin. S.Pd., pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sangat efektif dan mempermudah dalam proses pembelajaran. “Untuk penggunaan teknologi di sekolah ini kami melengkapi setiap kelas dengan proyektor dalam proses pembelajaran”, jelas Alamsyah, di ruang kerjanya, Kamis (10/8/2017).

Alamsyah menambahkan, jika tidak dibutuhkan, gadget para siswa ditaruh di depan kelas. Jika hendak mencari jawaban yang tidak terdapat di buku, para siswa boleh menggunakannya, namun tetap dalam pengawasan.

“Kami memiliki rak tempat penyimpanan gadget untuk para siswa. Rak itu ditaruh di depan kelas. Anak-anak boleh mempergunakannya jika dibutuhkan”, imbuhnya.

Selain pemanfaatan teknologi, sekolah ini juga memanfaatkan sebuah aplikasi. Program aplikasi ini dinamakan ‘gracias’. Dalam program aplikasi ini, dimuat tentang database sekolah. Jadwal guru yang mengajar dan juga input nilai yang didapat oleh siswa setiap harinya dalam proses pembelajaran.

Setiap siswa yang sekolah di telkom memiliki akun gracias ini. Sehingga para wali siswa dapat mengontrol kegiatan para siswa dan apa saja yang dilakukan oleh anak mereka di sekolah. Tidak hanya diperuntukan oleh siswa, akun gracias juga harus sering diakses oleh para tenaga pengajar di sekolah telkom ini.

Alamsyah menjelaskan, akun gracias ini baru diluncurkan oleh PT. Telkom, dan masih tahap pengembangan. “Namun, meski masih sering error saat diakses, namun efektifitas program ini sangat besar dan bisa dipantau oleh orangtua”, katanya.

Tidak hanya menggunakan program gracias, guru-guru di sekolah ini juga menggunakan ujian berbasis online, pengiriman tugas melalui email serta menggunakan youtube. Seluruh pembelajaran di Sekolah Telkom ini berbasis teknologi.

Salah satu siswa, Rahmat King Abdul Aziz, mengungkapkan, dengan adanya penggunaan teknologi seperti ini, membuatnya tahu jika digunakan secara positif teknologi dapat membantu belajar. “Setelah sekolah di SMP Telkom ini saya baru tahu, bahwa teknologi dapat digunakan dalam belajar, bahkan dapat membantu”, ungkapnya.

Lihat juga...