Kapolda Sumbar Tegaskan Pemberantasan Narkoba jadi Prioritas

PADANG – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Fakhrizal, mengatakan, pemberantasan narkoba masih menjadi prioritas yang harus dilakukan. Hal ini dikarenakan berdasarkan data Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar telah terjadi peningkatan kasus dari tahun ke tahun.
Ia menyebutkan, data Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar mulai dari tahun 2015, Polda Sumbar mampu mengungkap 635 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba, dengan tersangka 874 orang. Tahun 2016 meningkat 824 kasus dengan tersangka 1.110 orang.
“Saat ini peredaran narkoba di Sumbar tidak hanya di perkotaan saja, tetapi telah masuk hingga daerah pelosok dengan target para generasi muda,” ucapnya, Senin (10/7/2017).
Kapolda menegaskan cukup tingginya kasus narkoba di Sumbar, bukan berarti tidak ada tindakan serius dari aparat. Akan tetapi, masih sulitnya mendeteksi masuknya narkoba di kalangan masyarakat. Untuk itu, Kapolda berharap adanya peran serta masyarakat membantu aparat kepolisian agar narkoba bisa diberantas secara tuntas.
“Jadi dari sejumlah kasus yang telah kita tangani itu, korban narkoba yang tercatat pada 2015, jumlah masyarakat yang terlibat kasus narkoba di Sumbar mencapai 62 ribu orang. Pada 2016 naik menjadi 63 ribu orang dari angka prevalensi 3,6 juta penduduk Sumbar,” katanya.
Berdasarkan dari data tersebut, dari 34 provinsi di Indonesia, Sumbar berada pada ranking 23 sebagai daerah yang terbanyak penyalahgunaan narkoba. Kapolda menegaskan, kondisi itu menunjukan bahwa narkoba telah menjadi ancaman yang serius.
Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, juga berharap kepada masyarakat di seluruh daerah di Sumbar untuk turut membantu aparat kepolisian untuk melakukan pemberantasan narkoba. Tidak hanya menjadi membantu pemberantasan, akan tetapi juga diharapkan mengingatkan kepada anak-anak dan sanak keluarga, agar jangan memakai narkoba.
“Saya berharap betul kepada kedua orang, supaya memperhatikan pergaulan anak-anaknya, karena narkoba itu sepertinya beredar melalui ajakan teman-temannya. Dari awal coba-coba, pada akhirnya menjadi pemakai,” tegasnya.
Irwan juga mengajak kepada generasi muda yang kini menyesali diri telah menjadi pencandu, agar mau melaporkan diri ke BNNP Sumbar. Karena nantinya, BNNP akan melakukan rehabilitas secara rawat jalan. Cara tersebut dinilai sangat ampuh untuk menyelamatkan generasi muda dari buruknya masa depan akibat narkoba tersebut.
Lihat juga...