Tak Miliki Dana, Penderita Gagal Ginjal Asal Ende Tertahan di Surabaya

JUMAT, 16 JUNI 2017

MAUMERE — Seorang pemuda asal kabupaten Ende, Rovinus Gesi (27) yang menderita gagal ginjal di Surabaya terkendala dana sehingga tidak bisa kembali ke kampung halamannya apalagi dirinya seorang diri berada di Surabaya karena alasan kuliah.

Rovinus saat ini dirawat di kos-kosan milik teman-teman kuliahnya

“Rovinus berasal dari Kampung Gagaria, kecamatan Wolowaru, kabupaten Ende namun kedua orang tuanya sudah meninggal dunia sehingga dirinya tidak bisa berbuat banyak,” ungkap Djanuar, mahasiswa Universitas Widya Mandala Surabaya saat menghubungi media di NTT, Jumat (16/6/2017).

Rovinus jelas Djanuar, baru saja menyelesaikan pendidikan S1 pada Fakultas Pertanian Universitas Tribuana Tunggadewi Malang namun sayangnya, sejak tiga bulan belakangan Rovinus menderita gagal ginjal sehingga dia ke Surabaya untuk berobat.

“Rovinus dirawat di RS. dr. Soetomo Surabaya selama tiga minggu tapi karena kesulitan biaya dirinya tidak bisa melanjutkan pengobatan dan keluar pada Kamis (8/6/2017),” jelasnya.

Menurut Djanuar, selama Rovinus dirawat di rumah sakit dia hanya ditunggui oleh teman-temannya dan tidak ada keluarga yang datang menemani sehingga teman-temannya yang masih kuliahpun berinisiatif mencari donatur.

“Kami sudah mengupayakan agar Rovinus tetap bisa menjalankan cuci darah dengan menggunakan layanan BPJS tapi kepengurusan BPJS terkendala status kependudukannya yang beralamat di Kalimantan,” bebernya.

Sementara itu teman Djanuar, Are de Peskin warga Maumere menjelaskan kepada Cendana News, saat ini Rovinus dirawat di kos-kosan milik Djanuar dan kawan-kawannya dan mereka hendak memulangkannya ke Maumere kepada kerabatnya yang berdomisili di Magepanda.

“Sampai saat ini kami baru berhasil kumpulkan uang dua juta rupiah  dari sumbangan teman-teman mahasiswa asal NTT di Surabaya,” terangnya.

Oleh karenanya, lanjut Are, mereka mengharapkan bantuan dari siapa saja yang mengenal Rovinus agar bisa mengulurkan tangan supaya Rovinus bisa dipulangkan dan bagi yang mau menyumbang bisa menghubungi nomor hand phone 0823 3871 5217 atas nama Joseph Lidi. [Ebed de Rosary / ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed de Rosary]
Source: CendanaNews

Lihat juga...