Sejahterakan Anggota, KPRI UM Gelar Bazar

SELASA, 6 JUNI 2017

MALANG — Agar dapat terus meningkatkan kesejahteraan anggotanya, Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Universitas Negeri Malang (UM), untuk kesekian kalinya di bulan Ramadan tahun ini kembali mengadakan Bazar Lebaran. Ada sebanyak 21 stan produk yang turut menyemarakkan gelaran bazar yang rencananya akan berlangsung selama 10 hari, hingga 15 Juni 2017, mendatang, di depan Kantor KPRI UM.

Suasana bazar

Ketua 1 KPRI UM, Yusuf Ikhwanto, mengatakan, bazar lebaran merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan rutin pada bulan Ramadan, terutama terkait dengan anggota yang mau mengambil bingkisan lebaran. “Waktu penyelenggaraan bazar sengaja dibarengkan dengan waktu pengambilan bingkisan, jadi memungkinkan anggota banyak yang datang ke KPRI UM,” jelasnya, Selasa (6/6/2017).

Disebutkan, produk yang di jual dalam bazar lebaran cukup lengkap, yakni berbagai keperluan perlengkapan rumah tangga, sembako, pakaian, makanan, kue dan lain sebagainya. Untuk harga barang-barang yang di jual juga relatif lebih murah dari harga di pasaran, karena langsung didatangkan dari perusahaan atau pembuatnya.

Menurut Yusuf, target utama pengunjung bazar adalah para anggota KPRI UM. Tapi, jika ada masyarakat umum yang tertarik untuk datang maupun membeli keperluannya di bazar tersebut tetap diperbolehkan. “Bedanya, kalau masyarakat umum yang membeli produk di bazar lebaran harus membayar secara kontan. Kalau untuk anggota KPRI UM, bisa dicicil atau diangsur pembayarannya,” sebutnya.

Yusuf berharap, dengan diselenggarakannya Bazar Ramadan, kebutuhan dari para anggota bisa terlayani, sehingga memudahkan anggota untuk bisa mendapatkan barang yang mereka perlukan. “Sebenarnya barang-barang ini banyak dijual di luar sana, tapi kalau melalui koperasi bisa lebih memudahkan anggota dan yang penting bisa dicicil pembayarannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusuf mengatakan, jika pihaknya bertekad ke depan setiap tahunnya akan mengadakan bazar lebaran untuk membantu menyejahterakan anggota dengan memenuhi kebutuhannya.
Anggota KPRI yang sudah berdiri sejak tahun 1982, hingga sekarang berjumlah tidak kurang dari 2.000 orang. “Yang dimaksud anggota di sini dibagi menjadi dua, yakni anggota biasa berisikan para pegawai negeri yang masih aktif dan juga anggota luar biasa yang beranggotakan pegawai tidak tetap serta para pensiunan,” katanya.

Yusuf Ikhwanto

Sementara itu, salah satu pengunjung, Elisa, mengaku cukup terbantu dengan adanya Bazar Ramadan. Menurutnya, di bazar tersebut ia bisa membeli beberapa produk dengan harga yang lebih murah. “Tadi saya beli mixer untuk bikin kue. Kalau di luaran harganya sampai 300 ribu, tadi saya beli di sini cuma 250 ribu,” ungkapnya. (Agus Nurchaliq/Koko Triarko/ Foto: Agus Nurchaliq)
Source: CendanaNews

Lihat juga...