Diduga Bom, Kardus di Pojok Ruang Masjid Istiqomah Gegerkan Warga

SENIN, 6 MARET 2017

SEMARANG — Masyarakat di sekitar Masjid Istiqomah Stasiun Tawang, Semarang, digegerkan dengan adanya bungkusan kardus yang tergeletak di pojok ruangan. Takmir masjid dan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) tak berani membukanya, lantaran khawatir kardus tersebut berisi bom.

Satuan Gegana Brimobda Polda Jateng datang memeriksa kardus bungkusan

Takmir Masjid Istiqomah, Turmudhi, mengatakan, sekitar pukul 14.30 WIB, seperti biasa  ia hendak membersihkan masjid untuk persiapan shalat. Saat itu, ia melihat sebuah bungkusan kardus berada di pojok ruangan. Pada awalnya, Turmudhi merasa bungkusan tersebut milik salah seorang penumpang KA yang sedang istirahat di Masjid, tetapi setelah berkeliling memastikan masjid kosong, ia mencurigai bungkusan tersebut.

Kardus mencurigakan yang sempat dicurigai sebagai Bom

“Sempat saya dekati ternyata ada tulisan jangan dipindah di atas kardus tersebut, akhirnya saya berlari ke Pos Polsuska,” ujar Turmudhi.

Tak berani ambil resiko, ia pun berinisiatif menelepon polisi. Setelah menunggu selama 15 menit, Satuan Gegana Brimobda POLDA Jawa Tengah datang memeriksa bungkusan tersebut. Setelah diperiksa, ternyata kardus itu hanya berisi sembako.

Salah satu petugas Polsuska yang sedang bertugas di Stasiun Tawang, Irwan Fajriansyah, menerangkan, sebelum kejadian ia memang melihat beberapa orang yang sedang berisitirahat di Masjid, tetapi ia tidak curiga karena memang biasanya Masjid Istiqomah biasa dipakai untuk tempat beristirahat. “Setelah polisi datang, kami sempat berkomunikasi dengan Humas Tawang untuk berjaga-jaga mengevakuasi pengunjung, tetapi karena tidak ada bom, maka kondisi Stasiun Tawang berjalan normal,” terang Irwan.

Saksi mata Takmir Masjid Istiqomah, Turmudhi

Namun demikian, diakuinya, kejadian itu sempat membuat pengunjung Stasius Tawang panik. Tetapi, masih bisa dikondisikan dengan baik oleh Polsuska. Semntara itu, bungkusan berisi sembako tersebut sudah diamankan tim Gegana Brimobda POLDA Jawa Tengah untuk dijadikan barang bukti, dan tempat kejadian perkara Masjid Istiqomah dipasangi garis polisi.

Jurnalis: Khusnul Imanuddin/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Khusnul Imanuddin

Lihat juga...