Wanita Kristen Berfokus Berdayakan UMKM

SELASA 10 JANUARI 2017
BANJARMASIN—Ketua I Persatuan Wanita Kristen Indonesia, Evi Pasekikawet, mengatakan organisasi PWRI terus berfokus memberdayakan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang tersebar se-Indonesia. Evi mengaku sudah lama menggarap pemberdayaan UMKM lewat aneka pelatihan karena menghasilkan perbaikan kualitas kesejahteraan pelaku usaha. 
Ketua I PWKI, Evi Pasekikawet usai membuka musda PWRI Kalsel. 
“Ini kan satu proyek yang memang dibutuhkan. PWKI seluruh provinsi sudah ada program memberdayaan UMKM,” ujar Evi usai membuka musyawarah daerah PWKI Kalimantan Selatan, Selasa (10/1/2017). Ia mengapresiasi PWKI Kalimantan Selatan yang gencar menggarap pemberdayaan UMKM sampai ke pelosok.  
Ia menuturkan, pelatihan kewirausahaan mesti mendasarkan pada potensi lokal di mana UMKM sasaran berada. “Kami ingin ada masukan dalam musda, ini satu even besar yang menghasilkan masukan dan pelajaran. PWKI Kalsel bukan lagi mengemukakan, tapi sudah mementingkan demi masyarakat dan ibu-ibunya,” Evi menambahkan. 
Evi mengklaim PWKI sukses memberikan pelatihan para pelaku UMKM di Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurut dia, Gunung Kidul dikenal sebagai kabupaten penghasil pisang dan singkong. Pihaknya lantas memberikan sentuhan aneka pengolahan bahan baku agar menghasilkan produk yang punya nilai ekonomi tinggi. 
“Ternyata memang pelatihan bisa memperbaiki kualitas dan kesejahteraan keluarga dan ibu-ibu di sana. Jangan hanya berdoa, tapi harus diikuti dengan berusaha dan bekerja,” Evi. 
Ketua DPD PWKI Provinsi Kalimantan Selatan, Yetra Mury, mengaku kerap memberikan pelatihan dan pendampingan ke desa-desa dan kelurahan, baik skala kelompok atau perorangan. Ia akan mengakomodasi bagi para pelaku usaha yang kesulitan duit untuk ikut program pelatihan maupun akses permodalan. 
Pelatihan yang dimaksud Yetra, seperti tata boga, tata rias, dan kuliner yang bermuara pada keberhasilan UMKM melego hasil produknya. “Kami siap menampung orang yang tidak punya biaya kursus, kami bantu dengan anggaran pemerintah. Kami pun kunjungan ke panti-panti asuhan dan panti wreda,” kata Yetra. 
Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Gubernur Kalimantan Selatan, Wing Ariansyah, mengapresiasi atas musda PWKI Kalimantan Selatan. Ia berharap, keberadaan PWKI berkontribusi dan berkarya bakti di tengah masyarakat demi mewujudkan citra wanita Kristen. Menurut Wing, PWKI Kalsel mesti sanggup menjawab beragam tantangan zaman sekaligus memanfaatkan peluang untuk mencapai tujuan organisasi. 
“Melalui musda, saya harap bisa menghasilkan jajaran kepengurusan daerah yang punya komitmen dan kinerja yang tinggi, membawa PWKI Kalimantan Selatan lebih bermakna bagi masyarakat,” ujar bekas Kepala Inspektorat Kalimantan Selatan itu.
Jurnalis : Diananta P. Sumedi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Dinanta P. Sumedi 
Lihat juga...