Wagub NTB Minta Program Bebas Visa Dievaluasi

KAMIS, 5 JANUARI 2017

MATARAM — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Amin meminta supaya program bebas visa bagi wisatawan yang dicanangkan pemerintah pusat segera dievaluasi kembali.
Belasan Paspor Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang disita Kantor Imigrasi Kelas l Mataram
Permintaan tersebut disampaikan Amin menyusul maraknya TKA masuk Indonesia, khususnya TKA asal China yang baru-baru ini juga telah diamankan Kantor Imigrasi Kelas l Mataram, karena diduga menyalahgunakan paspor.
“Program bebas visa yang tujuannya menggaet 20 juta kunjungan wisatawan oleh pemerintah pusat telah banyak disalahgunakan WNA dari visa kunjungan menjadi TKA di Indonesia, termasuk di NTB, karena itu saya minta harus dievaluasi,” kata Amin di Mataram, Kamis (5/1/2017).
Menurutnya, meningkatkan kunjungan wisatawan memang menjadi harapan semua, karena bagaimanapun sektor pariwisata selama ini telah mampu berkontribusi besar bagi kemajuan prekonomian masyarakat, tapi jangan sampai hal tersebut kemudian dijadikan celah oleh para WNA masuk Indonesia untuk tujuan lain.
Masuknya TKA ke Indonesia telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, karena itu Pemda NTB dalam waktu dekat juga akan membahas masalah tersebut kemudian bersurat resmi ke pemerintah pusat.
“Meski memang masuknya masyarakat dari berbagai penjuru dunia tidak sepenuhnya bisa dihindari, seiring masuknya era pasar bebas dan Masyarakat Ekonomi Asean, tapi setidaknya bisa ditekan melalui regulasi antara pemerintah pusat dan daerah, Dinas Tenaga Kerja, Keimigrasian dan aparat hukum,”sebutnya.
Amin juga menduga, maraknya TKA masuk Indonesia tidak berdiri sendiri, pasti ada orang di belakangnya.

Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Turmuzi

Lihat juga...