Veteran Pingsan Saat Upacara LVRI Kalimantan Selatan

SELASA 10 JANUARI 2017

BANJARMASIN—Satu orang anggota Legiun Veteran Republik Indonesia, Ngadiran, kedapatan jatuh pingsan ketika upacara Hari Ulang Tahun LVRI Kalimantan Selatan di halaman kantor BPBD Kalimantan Selatan, Selasa (10/1/2017). Pria sepuh berusia 79 tahun itu, tiba-tiba pucat di antara deretan baris rekan-rekannya.
Upacara LVRI di Kalimantan Selatan.
Petugas upacara lekas menggotong Ngadiran ke luar barisan. Ngadiran awalnya diminta duduk di kursi para undangan. Tapi, petugas lantas membawa Ngadiran ke salah satu ruangan setelah kondisinya makin memburuk. “Saya tadi pusing karena punya penyakit darah rendah. Saya kira upacara cuma sebentar,” kata Ngadiran seraya rebahan, Selasa (10/1/2017).
Ngadiran pernah bertugas dalam Batalyon Infanteri 600 Rider. Di sela menahan sakit, ia berharap pemerintah memperhatikan kesejahteraan hidup para veteran. Pria yang kini menetap di Kota Martapura, itu sempat merasakan masa-masa sulit ketika masih aktif bertugas.
Adapun Ketua DPD LVRI Kalimantan Selatan, H.M Sugiono menyerukan para veteran dan pemuda masa kini mesti berkolaborasi sebagai motivator menjaga kedaulatan di tengah ancaman disintegrasi bangsa. Menurut dia, ada kecenderungan pihak-pihak tertentu berhasrat memecah belah konsep hidup Bhineka Tunggal Ika.   
“Sebagian anak bangsa mulai melupakan Kebhinekaan itu, ada unsur yang ingin memaksakan kehendak untuk menggoyang sendi-sendi persatuan dan kesatuan bangsa,” kata dia.
Sugiono mendorong semua lapisan masyarakat bisa menjadi motivator penyelamat untuk menghidupkan makna dan pemahaman terhadap arti Bhineka Tunggal Ika. Dia berupaya masyarakat Indonesia dengan latar keragaman yang terdiri atas berbagi suku, agama, ras, dan antar golongan, hidup selaras dalam koridor perdamaian.
“Kebhinekaan sudah merupakan kenyataan dan kehidupan kita berbangsa dan bernegara. LVRI telah berhasil mengawal hal tersebut sampai sekarang,” ia berpesan.
Veteran perang bernama Ngadiran sempat pingsan saat upacara HUT LVRI. 
Jurnalis: Diananta P. Sumedi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Diananta P. Sumedi 
Lihat juga...