KAMIS, 26 JANUARI 2017
BALIKPAPAN — Kepala Kepolisian Resort Balikpapan Ajun Komisaris Besar Polisi Jeffri Dian Juniarta, mengatakan, kelalaian petugas dalam pengawasan tahanan menjadi salah-satu penyebab 13 tahanannya kabur pada Kamis (26/1/2017), subuh pukul 04.20 WITA. Pihaknya pun langsung mengerahkan 800 personelnya guna menangkap kembali tahanan yang melarikan diri tersebut.
![]() |
| Kapolres Balikpapan, AKBP Jeffri Dian Juniarta. |
Menurut Jeffri, unsur kelalaian anggotanya saat ini tengah ditangani Propam. “Saya sudah mengingatkan anggota untuk mengecek lagi ruang tahanan, karena kondisi bangunan kurang sesuai kualitas. Tadi malam pun setelah saya mau pulang kantor juga saya ingatkan dicek terus,” ungkapnya, Kamis, (26/1/2017).
Sebelum tahanan kabur, anggota yang menjaga sempat mendengar bunyi di ruang tahanan, namun kecurigaan ini tidak dilanjutkan dengan mengecek ruang tahanan. Jeffri menegaskan, akan ada sanksi disiplin bagi petugas jaga yang lalai. “Pasti ada sanksinya. Sudah tiga ditangkap kembali. Doakan teman-teman dalam waktu tidak terlalu lama bisa ditangkap semua,” tandasnya.
Jeffri mengakui, bangunan yang ada sekarang juga perlu diremajakan, karena kualitas bangunan juga tidak layak. Sementara itu, ketiga tahanan yang berhasil ditangkap kembali merupakan tahanan kasus pencurian yakni Bernandus Rinto, Bambang Irawan dan Supriadi. Mereka diamankan di tiga lokasi berbeda, yakni di Soekarno Hatta, Balikpapan Utara, Balikpapan Barat dan Sepinggan, Balikpapan Selatan. “Sisanya yang masih dalam pencarian merupakan tahanan kasus narkoba,” pungkasnya.
Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : Koko Triarko / Foto : Ferry Cahyanti