KAMIS 26 JANUARI 2017
MATARAM—Kuota alokasi pagu sasaran raskin atau beras sejahtera(Rastra) untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2017 mengalami kenaikan.
![]() |
| Kepala Dinas Sosial NTB Ahsanul Khalik. |
“Di mana penerima Raskin dari 2016 sejumlah 471.566 Rumah Tangga Sasaran (RTS) bertambah sebesar 1.483 RTS atau menjadi 473.049 RTS pada 2017” kata Kepala Dinas Sosial NTB, Ahsanul Khalik di Mataram, Kamis (26/1/2017.
Ia mengatakan, Raskin untuk 473.049 Rumah Tangga Sasaran tersebut menelan anggaran senilai Rp 48,8 miliar bagi 10 Kabupaten/Kota yang ada di NTB.
Untuk memastikan rastra yang dibagikan memiliki kualitas yang baik dan tidak mengecewakan warga penerima, Dinas Sosial bersama Bulog dan instansi terkait akan melakukan pemantauan dan pengecekan selama proses distribusi berlangsung.
“Jangan sampai raskin yang dibagikan pecah-pecah, berwarna kuning, berkutu, dan bau dan tidak layak konsumsi bagi masyarakat penerima Raskin, kualitas rastra harus bagus,” katanya.
Untuk sementara bantuan raskin yang diberikan lebih banyak kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa dan kabupaten Kota lain yang sistim pendistribusiannya masih bersifat tunai. Nantinya, setelah semua infrastruktur pendukung terpenuhi maka akan dialihkan ke bantuan pangan non tunai
Khusus Kota Mataram, kata Khalik, pada 2017, sudah masuk dalam bantuan pangan non tunai, Untuk bantuan pangan non tunai berada dalam koordinasi Dinas Sosial sementara subsidi rastra tetap dalam koordinasi Tim Koordinasi Rastra, baik subsidi pangan maupun bantuan pangan penyediaannya tetap dilakukan oleh Bulog
“Kedua program ini memiliki perbedaan. Pada Program Subsidi Rastra, penerima manfaat harus membayar uang tebus Rp1.600 per kilogram dan setiap bulan mendapatkan 15 kg beras.”
Ditambahkan, sementara untuk Bantuan Pangan Nontunai, keluarga penerima manfaat dibantu subsidi setiap bulan sebesar Rp 110 ribu yang dapat dibelanjakan dalam bentuk beras atau pangan lainnya di elektronik warung gotong royong (E-warong).
Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Foto : Kepala Dinas Sosial NTB