![]() |
| Jamur tiram yang dibudidayakan di dalam ruang yang lembab |
Salah seorang pembudidaya, Rokijan (30) warga dusun Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul mengakui semakin tingginya minat masyarakat untuk mengkonsumsinya. Lelaki yang telah mulai membudidayakan jamur tiram sejak 2008 lalu itu, menyebut permintaan pasar saat ini sangat tinggi. Ia bahkan mengaku kewalahan untuk memenuhi permintaan pasar di wilayah sekitar Bantul dan Sleman.

Dari dua kabupaten sentra budidaya jamur tersebut, diakui memang saat ini belum semuanya mampu memproduksi benih, karena lebih banyak fokus pada usaha pembesaran. Umumnya para pembudidaya membeli benih dari luar DIY untuk kemudian dilakukan pembesaran.
Jurnalis : Jatmika H Kusmargana / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Jatmika H Kusmargana