Alokasi Anggaran Dinas Pertanian DIY 2017 Turun 70 Persen, Bantuan dan Kegiatan Dipangkas

SELASA 3 JANUARI 2017
YOGYAKARTA—Alokasi anggaran untuk bidang pertanian yang dikucurkan pemerintah pada tahun 2017 ini menurun drastis. Di Yogyakarta, alokasi anggaran yang diterima dinas Pertanian DIY dari pemerintah pusat pada tahun 2017, untuk tiga bidang yakni tanaman pangan, tanaman holtikultura, dan peternakan hanya sebesar Rp4 milyar. Jumlah tersebut menurun drastis hingga 70 persen dari alokasi anggaran tahun 2016 lalu yang mencapai Rp35 milyar.
Kantor Dinas Pertanian DIY.
Kepala Sub Bagian Program dan Informasi, Andi Nawacandra, didampingi analis perencana dab program, Dinas Pertanian DIY Anton Raharja, menyebutkan alokasi anggaran dari 
pusat untuk bantuan sarana prasarana tahun 2017 ini hanya sebesar Rp3 milyar menurun dari sebelumnya Rp22 milyar. Untuk bidang tanaman holtikultura juga menurun dari sebelumnya Rp5 milyar menjadi sebesar Rp1 milyar. Bahkan untuk bidang peternakan tahun ini tak ada alokasi anggaran, padahal tahun sebelu mnya alokasi anggaran mencapai Rp8 milyar.
“Memang tahun ini dana anggaran dari APBN pusat menurun drastis sebagai dampak efisiensi kerja di tingkat pusat. Sehingga kita hanya memanfaatkan anggaran dari APBD saja. Sejumlah bantuan yang pengadaanya memang langsung dari pusat seperti alat mesin baik traktor atau alat panen dsb otomatis juga berkurang. Sehingga tahun ini program kita lebih pada monitoring dan pendampingan saja, ” ujarnya kepada Cendana News Selasa (03/01/12017).
Adanya efisiensi  di tingkat pusat dikatakan juga mengakibatkan sejumlah bantuan sarana prasarana yang mestinya diberikan pada tahun 2016 lalu menjadi tertunda hingga saat ini. Sejumlah bantuan alat mesin seperti traktor, alat panen dsb tersebut bahkan belum diketahui kepastiannya kapan akan diberikan oleh pemerintah pusat. Baik terkait jumlah maupun waktunya.
“Penurunan anggaran ini juga berdampak pada evisiensi program kegiatan. Jika tahun lalu ada sekitar 100 kegiatan monitoring maupun pendampingan, maka pada  2017 ini hanya ada sekitar 15 rencana kegiatan saja,” tuturnya.
Tahun 2017 ini sendiri, Dinas Pertanian DIY fokus pada pengembangan komoditi pertanian bagaima yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Yakni pengembangan tanaman padi, jagung dan kedelai untuk bidang tanaman pangan. Cabe dan bawang merah untuk tanaman holtikultura,serta sapi indukan untuk bidang pertanian.
“Target sementara produksi pertanian untuk tahun 2017 ini masih tak berbeda jauh dari tahun lalu. Meskipun meningkat sedikit. Yakni untuk tanaman padi  sebanyak 900.000 ton, jagung sebanyak 315.000 ton, kedelei 16.000 ton dan sapi 315.000 ekor,” jelasnya.
Untuk wilayah DIY sendiri sampai saat ini telah mampu melakukan swasembada padi. Tahun 2016 lalu target produksi padi sekitar 900.000 ton juga terpenuhi. Hal itu tidak terlepas karena penambahan lahan terkait musim. Dimana banyak petani kedelai dan jagung yang beralih menanam padi di musim penghujan.
Jurnalis: Jatmika H Kusmargana/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Jatmika H Kusmargana 
Lihat juga...