Libur Panjang, Peningkatan Penyeberangan Didominasi dari Pelabuhan Merak Banten

SABTU, 10 DESEMBER 2016


LAMPUNG — Liburan akhir pekan disambung libur hari Maulid Nabi Muhammad 1438 Hijriyah, berdampak pada meningkatnya arus angkutan kendaraan berbagai jenis dan penumpang pejalan kaki di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Peningkatan tersebut dibenarkan Andi, salah satu petugas operator tiket PT Mata Pencil yang memantau peningkatan arus angkutan dari banyaknya penumpang pejalan kaki yang didominasi dari Pelabuhan Merak Banten yang turun di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Aktifitas Kapal Penyeberangan di Dermaga Dua.
Dominasi penumpang pengguna kendaraan pribadi, truk ekspedisi serta pejalan kaki sudah terjadi sejak Jumat (9/12) malam hingga Sabtu (10/12) dini hari, dengan banyaknya volume kendaraan dan penumpang yang turun dibandingkan naik di Pelabuhan Bakauheni Lampung.
Menurut Andi, aktifitas tersebut cukup wajar, mengingat momen liburan panjang biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berpergian ke sejumlah tempat di Lampung. Sebagian besar Kapal Roll on Roll off (Roro) yang berangkat dari Pelabuhan Merak dan bersandar di Dermaga Pelabuhan Bakauheni, sebagian besar dipenuhi penumpang pejalan kaki dan penumpang dalam kendaraan, di antaranya KMP Titian Murni di Dermaga Dua, KMP Salvatore di Dermaga Tiga, dan KMP Raja Rakata, yang membawa penumpang dari Pelabuhan Merak Banten.
“Peningkatan volume kendaraan sudah terjadi sejak subuh hingga pagi hari, namun semakin berkurang pada siang hari ini dan dipastikan akan meningkat lagi sore hari karena sebagian pekerja masih akan mengambil libur pada sore hari,” terang Andi saat dikonfirmasi Cendana News di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (10/12/2016).
Penumpang pejalan kaki di antrian loket tiket di pelabuhan.
Volume arus kendaraan dan penumpang yang terlihat dari Pelabuhan Bakauheni, menurut Andi, didominasi saat sore hingga malam hari, karena sebagian besar masyarakat memanfaatkan liburan panjang akhir pekan yang disambung dengan liburan Maulid Nabi. Pengguna jasa yang akan menyeberang melalui toll gate pintu masuk Pelabuhan Bakauheni didominasi oleh kendaraan pribadi.
Sementara itu, General Manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Bakauheni, Eddy Hermawan, saat dikonfirmasi melalui telepon menerangkan, saat ini belum ada peningkatan arus penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.
Ia menegaskan, volume kenaikan biasa terjadi jelang malam hari dengan jumlah mencapai 1.500 kendaraan berbagai jenis yang akan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.
“Masih normal hingga siang tadi, karena sebagian masyarakat juga belum memanfaatkan liburan panjang kali ini. Namun, normatif kita siapkan sarana seperti biasa seperti loket pembelian tiket dan fasilitas lain,” ungkap Eddy Hermawan.
Eddy Hermawan mengungkapkan pula, peningkatan sekitar 50 Persen berdasarkan perhitungan dengan hari biasa dan diprediksi arus penumpang pengguna jasa Pelabuhan Bakauheni akan meningkat saat arus balik pada akhir masa liburan pada Senin (12/12) sore hingga malam hari.
Normalnya kondisi Pelabuhan Bakauheni membuat pihak PT ASDP Bakauheni tak melakukan persiapan khusus. Loket pembelian tiket pejalan kaki dan kendaraan disiapkan sekitar 5-8 loket dengan kondisi tanpa antrian.
Operasional Kapal Roll on Roll off (Roro) di lintasan Selat Sunda melalui Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak hingga siang ini disiagakan sebanyak 29 kapal dengan trip rata-rata perhari mencapai 89-90, yang sebagian beroperasi di Dermaga I hingga Dermaga VI, dengan Dermaga IV yang sementara belum dioperasikan. Sebagian besar kapal yang beroperasi dengan kondisi cuaca cukup baik di antaranya KMP Portlink V, KMP Titian Murni, KMP Batu Mandi serta beberapa kapal di atas 5.000 GT.
Pantauan Cendana News, dominasi penumpang yang turun dari Merak Banten berbanding terbalik dengan penumpang dari Bakauheni. Pada loket pembelian tiket penumpang pejalan kaki nyaris tidak terdapat antrian dan sebagian kapal hanya memuat sekitar 100-200 penumpang pejalan kaki. Demikian pula kendaraan yang didominasi kendaraan truk ekspedisi, masih terpantau lancar dan belum mengakibatkan antrian di sejumlah kantong parkir.

Jurnalis : Henk Widi / Editor : Koko Triarko / Foto : Henk Widi

Lihat juga...