Kurang Tenaga Perawat, RSUD Balikpapan Butuh Penambahan SDM

RABU, 14 DESEMBER 2016

BALIKPAPAN — Jumlah perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Balikpapan masih mengalami kekurangan. Ruang RSUD yangjumlah tempat tidur sebanyak 123 unit hanya dilayani 125 orang perawat yang terbagi dalam tiga shift.

Direktur RSUD Balikpapan, Dyah Muryani
Direktur RSUD Balikpapan, Dyah Muryani menjelaskan, dengan kurangnya tenaga perawat ini maka beban kerja perawat cukup tinggi. Idealnya untuk satu tempat tidur pasien ditangani tiga perawat sementara sekarang satu perawat tangani satu tempat tidur atau satu pasien.
“Kekurangan kita perawat, dari jumlah perawat itu dibagi tiga shift dan satu shift yang bertugas 40 orang. Kewalahan, karena pasiennya selalu penuh,” jelasnya, Rabu (14/12/2016).
Lanjut Dyah, dibutuhkan 200 perawat dari yang ada sekarang ini. Sehingga beban perawat terbagi.
“Memang dilema jika menambah fasilitas berarti akan menambah SDM sedangkan situasi keuangan masih belum memungkinkan,” keluh perempuan berkerudung ini.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti

Lihat juga...