Dua Motor Milik Penambang Pasir Liar di Sumenep Dibakar Warga

RABU, 14 DESEMBER 2016

SUMENEP — Dua motor milik penambang pasir di Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ludes dilalap si jago merah pada Rabu (14/12/2016). Kejadian tersebut berawal saat pemilik motor sedang mengangkut pasir dari bibir pantai, setelah diketahui, warga di wilayah pesisir daerah setempat mendatangi dan membakarnya.
AKBP Joseph Ananta Pinora, Kapolres Sumenep Saat Mendatangi Lokasi Pembakaran Motor Diduga Milik Penambang Pasir Ilegal
Aksi pembakaran dilakukan oleh ratusan warga yang menolak terhadap adanya penambangan pasir ilegal, karena dikhawatirkan terjadinya abrasi. Dalam peristiwa tidak ada korban jiwa, karena pemilk motor yang sedang menambang pasir terlebih dahulu melarikan diri ketika mengetahui warga berbondong-bondong mendekat.
“Saya barusan melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara aksi massa yang menolak adanya penambangan pasir liar. Di lokasi tersebut warga mengumpulkan barang yang diduga milik penambang pasir liar kemudian dibakar,” kata AKBP Joseph Ananta Pinora, Kapolres Kabupaten Sumenep, Rabu (14/12/2016).
Disebutkan, aksi pembakaran terjadi sekitar pukul 07.30 Wib, saat itu warga yang berada di wilayah pesisir desa setempat mengetahui ada aktivitas penambangan pasir liar. Secara serentak warga mendatangi lokasi untuk mengusirnya, namun emosi warga tidak terkendali ketika penambang kabur. Melihat barang yang ditinggal oleh pelaku, akhirnya warga melampiaskan emosinya dengan mengumpulkan dan membakar di pinggir pantai lokasi terjadinya penambangan pasir.
“Sedangkan barang-barang yang dibakar yaitu dua unit motor. Selain itu ada lima kereta dorong yang digunakan mengangkut pasir beserta handpone juga ikut dibakar oleh warga yang menolak penambangan pasir,” jelasnya.
Olah TKP aksi massa yang menolak adanya penambangan pasir ilegal
Pihaknya memastikan saat ini kondisi di lokasi terjadinya pembakaran sudah mulai kondusif, karena kemarahan warga yang menolak terhadap adanya aktivitas penambangan pasir liar mulai terkendali. Aparat kepolisian masih terus melakukan pendekatan kepada masyarakat agar aksi main hakim sendiri tidak kembali terjadi. 

Jurnalis : M. Fahrul / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Istimewa

Lihat juga...