RABU 7 DESEMBER 2016
ACEH—Hingga siang sekitar pukul 12.00 Wib, pihak BPBD, Kepolisian, TNI, dibantu warga masih terus melakukan proses evakuasi. Tim masih melakukan pencarian dan melakukan evakuasi jika masih ditemukan korban yang masih terjebak dalam bangunan yang runtuh.
![]() |
| Daerah yang terkena gempa. |
“Sampai saat ini masih ada proses evakuasi kemudian juga pembersihan bangunan-bangunan yang runtuh, ramai warga, ada tentara, polisi juga,” ujar Khairunnisa, kepada Cendana News, Rabu (7/12/2016), melalui sambungan telepon.
Sementara itu, data yang diperoleh Cendana News dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya, sementara ini korban akibat gempa yang melanda Aceh pada subuh dini hari tadi, sudah terdapat 25 orang yang menjadi korban jiwa. Sementara itu ratusan lainnya menjadi korban luka-luka berat dan ringan.
Selain korban jiwa, puluhan bangunan juga dilaporkan runtuh akibat gempa berkekuatan 6,5 SR tersebut. Dua kabupaten dengan kondisi terparah adalah Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen.
Korban paling banyak terdapat di Kabupaten Pidie Jaya, dengan total korban yang meninggal dunia dilaporkan mencapai 24 orang. Sementara korban meninggal dunia dari Kabupaten Bireuen sejauh ini dilaporkan hanya satu orang.
Seperti diketahui sebelumnya, sekitar pukul 5.06 WIB, Provinsi Aceh diguncang gempa berkekuatan 6,5 SR. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir, pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer dan lokasi gempa bumi berada pada 18 kilometer Timur Laut Kabupaten Pidie Jaya.
Gempa juga dirasakan hampir diseluruh wilayah di Provinsi Aceh. warga sempat panik ketika gempa terjadi. Warga khawatir akan terjadi tsunami seperti pada 2004 silam. Namun, BMKG menyampaikan, gempa dengan kekuatan besar tersebut tidak berpotensi terjadinya tsunami.
Jurnalis: Zulfikar Husein/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono