LAMPUNG—Kendati liburan Natal dan Tahun Baru tinggal menghitung minggu namun sejumlah agen penjualan tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP) di wilayah kota Bandarlampung, Labuhan Maringgai di Jalan Lintas Timur Lampung Timur dan Kalianda di Jalan Lintas Sumatera Lampung Selatan mulai mendapat banyak pesanan. Agen tiket bus, Abadi Sulistiono selaku pemilik “Abadi Ticketing and Travel” yang berada di Kecamatan Labuhan Maringgai mengungkapkan pemesanan tiket khusus bus antar kota antar provinsi mulai berdatangan baik secara langsung maupun pemesanan melalui telepon.
Salah satu bus di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung.
Menurutnya pemesanan lebih awal tersebut dilakukan oleh sejumlah masyarakat untuk menghindari kehabisan tiket saat liburan Natal dan Tahun baru sekaligus sebagian hendak merayakan Natal di kampung halaman bagi masyarakat yang bekerja di wilayah Pulau Sumatera khususnya di Provinsi Lampung. Sebagian pengguna jasa yang membeli tiket darinya membeli secara perseorangan dan maksimal membeli tiket secara kolektif untuk keluarga maupun rombongan yang biasanya dilakukan para pekerja perantauan di sektor informal.
Kondisi tersebut menurut Abadi terjadi persis seperti saat akan liburan lebaran Idul Fitri meski perbandingan tingkat pemesanan tiket lebih sedikit dibandingkan saat lebaran. Perbandingan tersebut diakuinya jika saat menjelang lebaran pembeli atau pemesan tiket sudah memesan satu bulan sebelumnya bahkan saat masih memasuki masa Ramadhan namun liburan Natal dan tahun baru pemesan tiket baru sekitar dua pekan sebelum keberangkatan ramai memesan. Selain itu tingkat terisinya kursi hingga saat ini masih sekitar 25 persen dari jumlah kursi yang disediakan.
“Sebagian memesan tiket bus karena memang takut kehabisan tiket dengan sistem pembayaran memberi uang muka dan dilunasi beberapa hari sebelum hari keberangkatan untuk memastikan pembeli tiket jadi berangkat atau tidak,”ungkap Abadi saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa (13/12/2016).
Sebagai agen tiket Abadi mengakui bekerjasama dengan sejumlah perusahaan oto bus (PO) diantaranya Maju Lancar, Pahala Kencana, Sari Mustika, Antar Lintas Sumatera (ALS) serta beberapa PO lain yang memiliki trayek atau jalur melewati jalan lintas Timur. Pemesanan tiket jauh jauh hari juga dilakukan oleh masyarakat mengantisipasi ketersediaan kursi di bus menjelang tingkat permintaan akan jasa bus meningkat pada libur Natal dan akhir tahun. Meski telah banyak masyarakat yang memesan tiket dengan jumlah sekitar 15 pemesan untuk kapasitas bus 30 penumpang diakuinya masih cukup tersedia dan dipastikan akan terjual jelang sepekan sebelum liburan.
Para pembeli tiket bus ungkap Budi rata rata memiliki tujuan ke beberapa kota di Pulau Jawa diantaranya kota di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta. Meski sudah banyak pemesan tiket namun Abadi memastikan hingga saat ini belum ada kenaikan harga tiket dengan kisaran Rp350.000 perpenumpang hingga Rp390.000 per penumpang tergantung tujuan. Selain tergantung jarak perbedaan tiket juga tergantung fasilitas yang disediakan oleh masing masing perusahaan bus.
“Kalau sekarang sedang tren banyak penumpang menyukai bus yang memiliki fasilitas internet wifi gratis, tempat duduk sedikit agar lebih nyaman dan tentunya sebanding dengan biaya yang dikeluarkan termasuk fasilitas makan selama perjalanan,”terang Abadi.
Salah satu bus antar kota antar provinsi di antaranya Bus Rosalia Indah beberapa diantaranya menyesuaikan jarak dan berdasarkan trayek keberangkatan diantaranya langsung dari Lampung atau dari Merak.
Tiket Rosalia Indah yang dijual dipatok pada bulan Desember ini dipatok Rp375.000,- untuk tujuan Lampung-Solo-Yogyakarta, sementara tujuan Martapura-Lampung-Semarang seharga Rp375.000. Bus bus yang menyediakan fasilitas kelas bisnis AC, VIP dan eksekutif selain Rosalia Indah yang banyak dipesan oleh penumpang selain itu memberikan layanan jumlah kursi yang lebih sedikit dan jarak antar kursi satu dengan yang lain agak jauh.
Meski sebagian penumpang membeli tiket dari Lampung untuk jenis bus yang sama, namun Abadi tidak menampik sebagian ada yang memilih menunggu di Merak dengan perhitungan biaya yang berbeda. Para pembeli tiket dari Merak meski menggunakan armada bus yang sama rata rata memilih naik kapal roll on roll off (Roro) dari bakauheni dengan selisih ongkos yang lebih kecil jika dibandingkan naik dari Lampung.
Tingkat keberangkatan bus AKAP dari Pulau Sumatera menuju ke Pulau Jawa yang terus meningkat selama musim liburan panjang dan menjelang Natal dan Baru diakui oleh ketua serikat pekerja transportasi Indonesia (SPTI) Lampung Selatan, Ivan (40). Menurutnya jumlah bus yang menyeberang dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa mengalami peningkatan hampir sekitar 50 persen dan akan terus meningkat menjelang Natal dan tahun baru. Kondisi tersebut terpantau dari jumlah bus yang diseberangkan oleh pihak SPTI yang secara khusus melakukan jasa penyeberangan dan pengurusan bus AKAP.
“Kalau dibandingkan hari biasa mengalami peningkatan dan akan terus mengalami peningkatan di akhir tahun ini karena banyaknya pengguna jasa angkutan bus antar pulau,”terang Ivan.
Dalam satu bulan Ivan mengakui jumlah bus yang menyeberang bisa mencapai 200 kendaraan bus pada hari normal, sementara saat arus liburan bisa mencapai 300 unit bus. Sebagian bus bernaung dalam wadah SPTI Bakauheni yang memiliki tujuan untuk membantu kru bus serta penumpang bus. Organisasi SPTI yang menjadi wadah para penyedia jasa transportasi dari perwakilan setiap perusahaan bus AKAP tersebut juga ikut membantu awak bus saat di dalam perjalanan maupun saat di pelabuhan.