Foto : Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumenep.
SELASA, 12 APRIL 2016
Jurnalis : M. Fahrul
Upaya Peningkatan Disiplin, Pemkab Sumenep Gagas Absen Online
SUMENEP — Dalam rangka guna meningkatkan kedisiplinan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur akan segera membuat absensi secara online, sehingga dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setempat.
Untuk sementara dalam tahap uji coba nantinya akan ada sebanyak 15 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang akan melaksanakan terlebih dahulu, sedangkan sisanya akan menunggu tahap selanjutnya. Hal itu bukan hanya di wilayah daratan saja, tetapi daerah kepulauan nanti juga menggunakan absensi online.
“Memang untuk absensi online sudah kami siapkan di 15 SKPD itu sebagai permulaan, namun kedepan nantinya semua akan menggunakan absensi online. Makanya sementara yang ada di SKPD tersebut sudah menggunakan jaringan fiber optik,” kata Titik Suryati, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumenep, Selasa (12/4/2014).
Disebutkan, bahwa pihaknya akan mempersiakan server rekam untuk pelaksanaan absensi online, maka ketika sudah menggunakan absensi secara online tidak lagi bisa ada rekayasa, sehingga nantinya dapat diketahui secara jelas para pengawai yang masuk kerja maupun tidak.
“Ya ini termasuk reformasi birokrasi untuk peningkatan kedisiplinan para Pegawai Negeri Sipil (PNS), jadi ini merupakan salah satu upaya dengan absensi online, maka itu kedepan akan dikaitkan dengan tunjangan,” jelasnya.
Absensi online bagi pegawai yang ada di daerah ini memang sangat dibutuhkan, apalagi sekarang sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah berlangganan jaringan fiber optik, sehingga untuk penyelenggaraan absensi online tersebut di prioritaskan terhadap SKPD yang sudah memilki jaringan. Sementara untuk yang belum memilikinya nantinya akan mengikuti tahapan selanjutnya.
“Kemungkinan tahun depan untuk SKPD yang belum sudah bisa menggunakan absensi online. Kita sudah menjajaki daerah kepulauan untuk tahap uji coba, jadi sistemnya pakai hanphone nanti absennya,” paparnya.
Pihaknya saat ini sudah menjajaki ke berbagai perbankan yang ada di daerah ini untuk melakukan kerjasama dalam penambahan perangkat, sehingga apabila mereka menerima dengan baik pemerintah tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran.