Pangdam II/Sriwijaya Cek Pengamanan KTT LB OKI di Bakauheni

SENIN, 7 MARET 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi 

LAMPUNG — Pangdam II/Sriwjaya, Mayjen TNI Purwadi Mukson melakukan kunjungan ke wilayah Korem 043/Gatam untuk melakukan pengecekan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni yang menjadi lokasi pengamanan imbangan dalam pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Konferensi Islam.
Pangdam lakukan pengecekan di Pelabuhan Bakauheni
Pengamanan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan Provinsi Lampung diperketat dalam pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Ke-5 pada 6 – 7 Maret 2016.
Kapenrem 043/Gatam, Mayor Inf. CH.Prabowo, mengatakan, kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya ke Korem 043/Gatam dalam rangka meninjau langsung sistem pengamanan pos pengamanan KTT Luar Biasa OKI  Ke-5 Tahun 2016, yang berada di Bandara Radin Inten II Lampung Selatan, Terminal Rajabasa, Pelabuhan panjang dan Pelabuhan Bakauheni.
“Selain melakukan pengecekan  kesiapan anggota untuk pengamanan  imbangan KTT Luar Biasa OKI yang akan berlangsung tanggal 6 hingga 7 maret 2016 juga kunjungan ke wilayah Korem Garuda Hitam ,”ungkap Kapenrem, kepada media Cendananews.com Minggu (6/3/2016).
Ditambahkannya, Kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya ini dimaksudkan selain meninjau Pos-pos PAM pengamanan yang telah direncanakan, juga ingin mensuport para prajurit yang sedang melaksanakan tugas Pengamanan.
Kunjungan Pangdam II/Sriwijaya juga didampingi  oleh Dandim 0410/Kbl, Dandim 0421/LS, Dan/Ka/Pa Satdisjan Jajaran Korem 043/Gatam, Para Kasi Korem.
Mayjen TNI Purwadi Mukson dalam kunjungan ke Lampung sempat mengecek kesiapan anggota TNI yang bertugas di Poskotis Sub Satgas Imbangan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Kodim 0421/LS.
Dikonfirmasi di area pemeriksaan Pelabuhan Bakauheni Mayjen TNI Purwadi Mukson, ia mengungkapkan personil TNI di wilayah Kodam Sriwijaya dikerahkan ke sejumlah titik strategis di provinsi Lampung meliputi bandara, pelabuhan, terminal.
“Kita melakukan pengecekan ke sejumlah titik di wilayah Lampung yang merupakan pintu masuk dari wilayah Pulau Sumatera ke wilayah Pulau Jawa”ungkap Mayjen TNI Purwadi Mukson.
Ia menegaskan segala bentuk kerawanan yang terjadi di Pelabuhan Bakauheni selama pelaksanaan KTT OKI jangan sampai ditolerir. Bila sudah melihat ada gelagat kerawanan maka prajurit diminta melakukan pengamanan melalui prosedur yang sudah ada.
Ia mengungkapkan, jangan sekali-sekali memberi kompromi terhadap setiap gelagat dan indikasi yang mengundang kerawanan. Waspadai secara cermat setiap langkah antisipasi, terutama terhadap indikasi aksi terorisme.
Selain itu, mengedepankan tindakan preventif secara maksimal. Tindakan represif tegas dan jalan terakhir dan jangan ragu-ragu demi keamanan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
Lihat juga...