Ucok Siregar, Pelopor Jasa Reparasi Jok dan Sofa di Maumere

SABTU, 9 JANUARI 2016
Penulis: Ebed De Rosary / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Ebed De Rosary

CATATAN JURNALIS—Salah satu suku yang ada di Indonesia adalah Batak. Salah satu yang menjadi “khas” suku ini adalah perantau yang handal. Salah satu putra Batak yang membuktikan dirinya sebagai perantau handal adalah Ucok Siregar. 

Ucok Siregar di bengkel kerja sederhana miliknya di kelurahan Kota Uneng, Maumere.


Bermula pada tahun 1992, Ucok mengikuti kakaknya yang bekerja sebagai konsultan proyek di Kupang. Setelah 3 tahun menetap bersama kakak di Kupang, ada tawaran yang datang untuk Ucok agar ia menetap di Maumere. Dan akhirnya Ucok melanjutkan perjalanan merantaunya ke Maumere.
Berbekal ketrampilan memperbaiki jok (tempat duduk kendaraan) dan sofa, Ucok memulai usaha dengan membuka bengkel perbaikan jok dan sofa. Semula, menurut lelaki kelahiran 31 Juli 1970 ini, usaha ini tidak menjadi prioritasnya karena ia berfikir masih ada pekerjaan yang lain. Tetapi, himpitan ekonomi dimasa krisis ekonomi yang melanda Indonesia, membuat Ucok harus berfikir keras untuk bertahan hidup di tanah rantau.
Perlahan tapi pasti, bengkel reparasi yang Ucok buka membuahkan hasil, karena kala itu memang hanya Ucok satu-satunya pelaku usaha reparasi jok dan sofa. Sungguh pun demikian ia mengatakan perjalanan usahanya sama sekali tidak mulus, baik karena modal maupun pengadaan bahan. Tetapi, kesulitan di tanah rantau harus ia taklukkan. Maka tak ada pilihan lain selain kerja keras. 
Hasil kerja kerasnya pun membuahkan hasil, Ucok yang semula kerja seorang diri, akhirnya punya 5 tim kerja tetap. Pesanan membludak dan melambungkan nama Ucok Siregar sebagai master (ahli) reparasi jok dan sofa di Maumere. Jika saat ia memulai usaha, ia harus kerja keras mendatangkan pelanggan, kini justru harus mengurangi demi mempertahankan kualitas yang ia berikan agar tidak mengecewakan pelanggan.
Ucok tidak punya tips khusus yang ia bagikan kepada pembaca Cendana News, ia hanya menyampaikan bahwa ia selalu menjalani hidup (apapun keadaannya) dengan rasa bahagia dan pantang menyerah karena ia sadar ketika merintis usaha di tempat baru pula pasti tidak akan mudah. 
Ucok Sregar

Bersaing dengan Anak Didik Sendiri

Sadar bahwa ilmu akan memiliki arti jika dibagi, Ucok pun membagikan ilmunya kepada semua tim kerjanya dan akhirnya tim kerja Ucok pun ada yang mulai mandiri membuka usaha yang sama. Persaingan tetap ada walaupun dengan anak didik sendiri. Cara anak didiknya menyaingi kepopuleran Ucok di Maumere adalah dengan menawarkan harga lebih murah dari yang Ucok tawarkan. Tapi ternyata pelanggan tidak puas. 
Persaingan harga harus dibarengi dengan persaingan kualitas, demikian Ucok menegaskan. Karena menurutnya, usaha jasa sepeti yang ia lakoni, memberi harga murah saja bukan jaminan akan dilirik pelanggan karena mereka butuh kualitas yang baik. Karena jok dan sofa adalah kebutuhan jangka panjang.
Tetapi, disisi lain, Ucok merasa bangga dan bahagia karena sebagai pelopor usaha ini ia bisa mencetak anak didik yang juga akhirnya berhasil dalam usaha seperti yang ia tekuni. Sekarang ini di Maumere sudah banyak jasa seperti yang Ucok tekuni dan bisa dipastikan bahwa semuanya adalah anak didik ayah dari tiga anak ini, karena memang Ucok lah pelopor jasa perbaikan jok dan sofa di Maumere.
Kini, suami dari Nurhayati menikmati masa dimana masyarakat Maumere tidak lagi kesulitan mencari tempat untuk memperbaiki jok dan sofa mereka. Penjual bahan yang dibutuhkan pun mulai bertambah. Ucok bangga telah menjadi pioner walaupun dalam waktu bersamaan rasa bangganya harus disandingkan dengan kerja keras untuk bersaing dengan semua anak didiknya.
“Rezeki sudah ada yang mengatur, kita jalani hidup dengan happy (bahagia) saja,” demikian gaya  sederhana Ucok Siregar dalam memaknai-menghadapi sebuah persaingan bisnis di Maumere.
 Kupang.Tekun dan Ulet menjadikan usaha yang digelutinya mencapai hasil maksimal. Dari sekedar memberanikan diri dan membaca peluang kini Ucok sapaan lelaki asal Medan ini bisa menghidupi keluarga di tanah rantau. Bagaimana kiat Ucok menekuni usahanya?
Mencari tempat reparasi sofa dan jok kendaraan di kota Maumere saat ini tidak terlalu susah. Ada belasan orang yang menekuni usaha ini. Hal ini tentu berbeda jauh dibandingkan 20 tahun lalu. Bagi masyarakat Maumere yang selalu memperbaiki sofa, nama Ucok selalu jadi garansi.Pria asli Medan Sumatera Utara ini merupakan orang  pertama yang memulai usaha ini di Maumere.
Lihat juga...